Mobil Terjun ke Jurang di Ciamis, 1 Penumpang Tewas

Dadang Hermansyah - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 12:46 WIB
Elf Masuk Jurang di Ciamis
Mobil yang masuk jurang di Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ciamis-Cirebon. Satu unit elf bernomor polisi E-7546-K jurusan Ciamis-Cirebon terjun ke jurang sedalam 10 meter di Tanjakan Alinayin, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, Jawa Barat, Senin (26/10/2020).

Akibat kejadian itu, seorang penumpang tewas karena terhimpit badan elf. Sedangkan sopir dan penumpang lainnya selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil Elf yang dikemudikan Usup melaju dari arah Ciamis menuju Cirebon. Saat di tikungan Tanjakan Alinayin, ada sebuah mobil pikap (bak terbuka) yang datang dari arah berlawanan menyalip truk di depannya.

Diduga menghindari tabrakan, sopir elf langsung membandingkan kemudi ke sebelah kiri. Bagian ban sampai masuk ke parit bahu jalan dan tidak bisa naik lagi ke jalan.

Kecepatan mobil diduga cukup kencang. Pengemudi elf tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Lalu elf menabrak pohon mahoni berukuran kecil lalu terjungkal ke jurang sekitar 10 meter. Saat itu elf mengangkut lima penumpang.

Sewaktu terjungkal, seorang penumpang perempuan bernama Ati diduga terlempar ke luar. Tubuhnya terhimpit badan kendaraan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, langsung mengevakuasi para penumpang dengan menjebol kaca belakang. Warga mengangkat elf untuk mengeluarkan korban yang terhimpit.

Nahas, nyawa penumpang yang terhimpit badan bus tidak tertolong. Warga kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Cipaku.

"Ada korban seorang meninggal dunia warga Pusakasari, Cipaku. Penumpang semuanya 5 orang, yang lainnya selamat. Jadi menghindari tabrakan dengan kendaraan yang menyalip, ke pinggir lalu terjungkal ke jurang," ujar Didi, salah seorang warga, saat ditemui di lokasi kejadian.

Kecelakaan tunggal ini kini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Ciamis. Hingga pukul 12.00 WIB, Elf masih berada di jurang dan belum dievakuasi.

(bbn/bbn)