Petugas Puskesmas Turun Tangan Pantau Kesehatan Warga Bogor Korban Banjir

M Solihin - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 12:17 WIB
Petugas kesehatan datangi rumah warga korban banjir untuk memantau kesehatan.
Foto: Petugas kesehatan datangi rumah warga korban banjir untuk memantau kesehatan (M Solihin/detikcom).
Bogor -

Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dan Puskesmas Kedungbadak menyisir warga yang masih bertahan di rumah mereka yang terendam banjir Perumahan Griya Cimanggu Indah Kota Bogor, Senin (26/10/2020). Warga dipantau kondisi kesehatannya dan diberi obat untuk antisipasi penyakit akibat banjir.

Pantauan detikcom, tim kesehatan dari Puskesmas Kedungbadak menghampiri setiap rumah yang terdampak banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah Kota Bogor. Setiap penghuni, ditanyai kondisi kesehatannya dan diberi edukasi terkait antisipasi penyakit-penyakit akibat banjir. Warga juga diberi obat-obatan untuk antisipasi penyakit akibat banjir seperti gatal mual dan diare.

"Tadi itu dari tim kesehatan Puskesmas Kedungbadak, kuta dikasih obat-obatan. Kita juga dikasih nomor yang bisa dihubungi kalau ada apa-apa terkait kesehatan," kata Lalan, warga korban banjir Perumahan Griya Cimanggu Indah, Senin (26/10/2020).

Di lokasi banjir, juga nampak beberapa anak-anak kecil yang asik bermain di genangan air. Beberapa warga juga nampak tengah mengevakuasi barang-barang mereka. Beberapa di antaranya nampak tengah memperbaiki kendaraanya yang mogok karena terendam banjir.

"Sejauh ini belum ada warga yang mengeluh soal kesehatannya ya. Tadi kita datangi satu-satu warga yang masih bertahan di rumah mereka, kita tanya soal kondisi kesehatannya, kita edukasi, kita juga tetap edukasi mereka soal protokol kesehatan di masa pandemi," kata Kepala Puskesmas Kedungbadak Kota Bogor Tengku Yenni Febrina ditemui di lokasi banjir, Senin (26/10/2020).

Yenni menyebut pihaknya juga memberikan obat-obatan kepada warga untuk mengantisipasi penyakit-penyakit yang biasanya timbul akibat banjir.

"Ya biasanya kan penyakit yang timbul itu seperti gatal-gatal, mual dan diare. Kadang penyakit itu timbul di hari ketiga, tetapi sejauh ini warga belum ada keluhan, obat-obatqn juga sudah kita berikan untuk antisipasi," beber Yenni.

Diberitakan sebelumnya, banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kota Bogor hingga kini belum surut. Banjir yang menggenangi rumah warga sejak Sabtu (24/10/2020) malam itu nampak makin meluas.

Pantauan detikcom pukul 09.30 WIB, banjir masih menggenangi rumah-rumah warga di perumahan Griya Cimanggu Indah Kota Bogor. Tinggi genangan air cenderung tidak berubah, masih setinggi sekutar 1 meter atau setinggi pinggang orang dewasa bahkan meluas ke titik lain yang sehari sebelumnya belum tersentuh air.

Jalan utama perumahan yang sebelumnya masih normal, kini sudah digenangi air setinggi sekitar 20 centimeter. Rumah-rumah warga yang sebelumnya tidak tersentuh genangan air, mulai terendam sejak semalam.

"Kemarin air belum sampai ke rumah saya, jaraknya masih 3 rumah sebelum rumah saya. Terus kemarin sore mulai naik, sekarang sudah sampe pintu rumah," kata Lalan, salah satu warga Perumahan Griya Cimanggu Indah ditemui detikcom, Senin (26/10/2020).

"Saya berharap permasalahannya segera teratasi, dan banjir surut. Saya tinggal sudah 7 tahun disini, tapi baru kali ini banjir sampai seperti ini," ujar Lalan.

(mso/mso)