Jelang Pilbup Pangandaran, Ridwan Kamil: Masyarakat Jangan Parasea

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 16:32 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil rakor terkait pelaksanaan Pilkada di Pangandaran.
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil rakor terkait pelaksanaan Pilkada di Pangandaran (Faizal Amiruddin/detikcom).
Pangandaran -

Pilbup Pangandaran 2020 diharapkan menjadi pelaksanaan Pilkada terbaik di tengah pandemi COVID-19, dengan tanpa insiden, tanpa pelanggaran dan tanpa penularan Corona.

"Kuncinya kebersamaan. Semua orang harus turun tangan, jangan lepas tangan. Saya ingin kondusif," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar rapat koordinasi di aula kantor Setda Pangandaran, Jumat (23/10/2020).

Dia mengatakan untuk mencapainya harus dimulai dari para pemangku kebijakan, termasuk netralitas ASN. Selain itu semua pihak terutama pasangan calon juga harus menyampaikan hal-hal yang baik. Menghindari kampanye dengan membuka aib atau kampanye hitam.

"Politik itu seperti sepakbola, pemainnya pindah-pindah klub. Hanya pendukungnya yang ribut. Harusnya jangan seperti itu," kata Ridwan Kamil.

Dia mencontohkan Jeje Wiradinata dan Adang Hadari yang sebelumnya berkoalisi menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati. Di Pilkada sekarang jadi bersaing. "Padahal di politik, itu hal yang biasa," kata pria yang akrab disapa Kang Emil.

Kang Emil juga meminta agar masyarakat Pangandaran jangan sampai terlibat perpecahan akibat perbedaan pilihan di Pilkada. "Masyarakat jangan parasea (berantem), bupati terpilih itu sudah tertulis di lauhul mahfudz," ucapnya.

Pjs Bupati Pangandaran Dani Ramdan menambahkan untuk menyukseskan Pilbup Pangandaran pihaknya bersama penyelenggara Pemilu terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini berkaitan dengan target partisipasi pemilih yang terancam turun akibat kondisi pandemi Corona.

"Target kita tingkat partisipasi minimal 77,5 persen," kata Dani.

Dia juga mengatakan pelaksanaan tahapan Pilbup Pangandaran sejauh ini berjalan lancar. Pelaksanaan kampanye pun berjalan kondusif, tidak ada permasalahan atau sengketa yang menonjol.

(mso/mso)