Ikut Aksi Mahasiswa di istana Bogor, Pelajar Dijemput Sang Ibu yang Nangis

M Sholihin - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 16:50 WIB
Demo mahasiswa Bogor di depan istana Presiden
Foto: M Sholihin
Bandung -

Puluhan mahasiswa melakukan demontrasi memperingati 1 tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin di Istana Bogor, Selasa (20/10/2020). Namun di saat aksi mahasiswa mulai memanas, datang seorang perempuan sambil menangis untuk menjemput anaknya yang masih pelajar kelas II SMA yang tengah ikut berdemo.

Pantauan detikcom di lokasi, remaja dengan celana pendek dan berjaket warna biru putih itu ditemukan di tengah kerumunan mahasiswa yang tengah melakukan aksi. Oleh petugas kepolisian berpakaian preman, remaja kelas 2 SMA itu ditarik dari kerumunan dan diserahkan ke ibu kandungnya yang sudah menunggu di sisi jalan.

Oleh sang ibu, remaja tersebut digandeng ke luar lokasi aksi mahasiswa dan dibawa pulang.

Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar dan meneriaki si remaja karena menganggap belum waktunya ikut-ikutan berdemonstrasi.

"Bawa pulang saja bu. De, kamu sekolah saja dulu, belajar saja kamu di rumah," teriak seorang warga ketika si remaja digandeng oleh ibunya.

Belakangan diketahui, ibu si pelajar sengaja datang ke lokasi aksi setelah mendengar informasi anaknya ikut aksi bersama mahasiswa. Ibu si pelajar kemudian mengadu dan meminta tolong ke petugas kepolisian untuk menjemput anaknya.

"Ibunya pelajar itu tadi datang ke polisi sambil nangis-nangis. Bilang ke anggota kalau anaknya ikut demo, nasih pelajar kelas 2 SMA. Terus disampaikan ke petugas, dicari dan ditemukan di kerumunan masaa," kata seorang petugas.

"Jadi si ibu enggak mau anaknya yang masih pelajar itu ikut-ikutan demo," imbuhnya.

Meski aksi jemput pelajar sempat menjadi pusat perhatian, namun aksi peringatan satu tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin tetap berlanjut. Orasi dilakukan mahasiswa mengkeritik pemerintah. Aksi bakar ban dilakukan mahasiswa di balik pagar kawat berduri.

Sementara itu, ratusan personl TNI dan Polri terus bersiaga menjaga jalannya aksi. Kendaraan taktis dan unit water canon juga disiagakan di lokasi untuk menghalau mahasiswa jika memaksa menembus kawat berduri dan barisan petugas Polri dan TNI.

Pada saat bersamaan, ratusan petugas juga berjaga di lokasi untuk melakukan penjagaan kedatangan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Istana Bogor untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

(ern/ern)