Blusukan ke Pasar Tradisional, Oded Bagikan Masker ke Pedagang

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 14:16 WIB
Blusukan ke pasar tradisional, Oded bagikan masker ke pedagang
Blusukan ke pasar tradisional, Oded bagikan masker ke pedagang (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Wali Kota Bandung Oded M blusukan ke pasar pasar tradisional untuk sosialisasi protokol kesehatan. Mengingat, protokol kesehatan di pasar masih minim.

Pantauan detikcom, Selasa (20/10/2020) Oded bersama jajaran melakukan sosialisasi protokol Kesehatan di Pasar Kosambi Kota Bandung.

Oded mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat selama pandemi COVID-19 masih terjadi.

Dalam pantauannya, notabene pedagang dan pengunjung sudah menggunakan masker. Namun, masih ada saja yang menggunakan masker tapi mengaitkannya ke dagu.

Untuk mendukung protokol kesehatan, selain menyediakan tempat cuci tangan, pihaknya membagikan 4 ribu masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Kosambi.

"Saya hari ini berbagi 4 ribu masker untuk masyarakat dan pedagang," kata Oded usai peninjauan protokol kesehatan di Pasar Kosambi.

Oded menilai, protokol kesehatan di pasar tradisional di Kota Bandung masih rentan terjadi penyebaran COVID-19.

Maka dari itu, pihaknya langsung meninjau ke pasar agar masyarakat dan pedagang taat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, Oded juga berharap hadirnya Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional (APPETRA) Kota Bandung bisa mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Namanya pasar tradisional, saya akui, memang yang hadir dan datang dari berbagai kalangan kelihatannya harus terus diingatkan (minim pengetahuan protokol kesehatan), oleh karena itu saya berharap hadirnya APPETRA ini bisa berkolaborasi dan mengedukasi kepada pengunjung melakukan protokol kesehatan," paparnya.

Oded klaim, hingga saat ini tidak muncul klaster pasar, hal tersebut membuktikan jika warga patuh protokol kesehatan. Kemunculan klaster pasar, hanya terjadi pas awal-awal COVID-19 di Kota Bandung.

"Yang menarik nih, sampai hari ini alhamdulillah belum pernah ada kejadian klaster dari pasar tradisional, alhamdulillah. Awal-awal pernah di Pasar Sadangserang dan Lewipanjang, tapi begitu kejadian langsung kita tutup dan dilakukan disinfektan dan dibuka lagi alhamdulillah tidak ada lagi," jelasnya.

"Mudah-mudahan ya, dengan adanya protokol kesehatan yang diindahkan, tidak ada klaster yang muncul di pasar tradisional," pungkasnya.

(mud/mud)