Dua Ribu Kepala Keluarga di Garut Terdampak Bencana

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 14:38 WIB
Korban banjir bandang di Garut Selatan butuh bantuan
Foto: Hakim Ghani
Garut -

Bencana alam mengepung wilayah selatan Kabupaten Garut, Senin (13/10) lalu. Ada ribuan keluarga yang terdampak di enam kecamatan.

Bencana terjadi di enam kecamatan saat itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, ada tiga bencana yang terjadi dengan rincian:

- Kecamatan Pameungpeuk: Banjir
- Kecamatan Cikelet: Banjir, tanah longsor dan pergerakan tanah
- Kecamatan Cibalong: Banjir
- Kecamatan Peundeuy: Tanah longsor
- Kecamatan Cisompet: Tanah longsor
- Kecamatan Banjarwangi: Pergerakan tanah

Dari data yang diperoleh dari BPBD tersebut, diketahui ada sekitar dua ribuan kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana Senin lalu. Ada ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan.

"Rusak ringan 641, rusak sedang 297 dan rusak berat 203 rumah," ucap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Sofyan, Sabtu (17/10/2020).

Selain merusak rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak bencana. Seperti 27 masjid, 11 pos yandu dan 8 bangunan sekolah.

Pemda Garut sendiri telah menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari pasca banjir bandang dan bencana lain di Garut selatan.

Wakil Bupati Helmi Budiman mengatakan, Pemda saat ini fokus menangani korban bencana. Selain itu, sejumlah fasilitas umum yang terdampak juga menjadi prioritas.

"Kita masih fokus penanganan korban. Fasilitas umum yang terdampak juga jadi prioritas untuk segera diperbaiki," ucap Helmi kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Lihat video 'Garut Selatan Banjir Bandang, 110 Rumah Terendam':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)