Temukan Permasalahan DPT, Bawaslu Jabar Beri Rekomendasi ke KPU

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 14:39 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
(Foto: Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Bandung -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat memberikan rekomendasi terkait daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada serentak di 8 Kota/Kabupaten. Rekomendasi ini terkait permasalahan dalam DPT yang ditemukan Bawaslu.

"Bawaslu di delapan Kabupaten Kota merekomendasikan beberapa hal kaitan DPT," ucap Koordinator Divisi Pemilu Bawaslu Jabar Zaki Hilmi kepada detikcom, Jumat (16/10/2020).

Ada beberapa permasalahan yang ditemukan Bawaslu Jabar berkaitan DPT. Terdiri dari masih ditemukannya pemilih yang tidak memenuhi syarat hingga pemilih ganda.

"Baik dari sisi usia atau belum cukup umur, atau dia beralih status dari sipil ke TNI Polri. Ada pemilih yang seharusnya sudah masuk namun belum masuk dalam DPT. Lalu memang persoalan pemilih ganda. Soal data invalid, jadi data itu instrumennya tidak lengkap atau NIK tidak dikenali," tuturnya.

"Nah terhadap semua itu, Bawaslu Kabupaten Kota itu sudah melakukan rekomendasi untuk perbaikan," kata Zaki menambahkan.

Menurut Zaki, rekomendasi itu langsung dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota penyelenggara pemilu. Pihaknya belum mendapatkan laporan terkait sudah atau belumnya rekomendasi yang diberikan oleh Bawaslu diperbaiki oleh KPU.

"Rekom itu tergantung Kabupaten dan Kota, ada yang melakukan rapat persiapan, nah ketika mereka sudah melakukan rapat persiapan, maka kita sampaikan dan otomatis pada saat plenonya sudah clear. Tetapi yang belum, yang hanya melakukan pleno saja, maka saat itu juga kita sampaikan bahwa kita minta selesaikan," katanya.

(dir/mud)