Ormas di Jabar Deklarasi Tolak Aksi Anarkis

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 12:50 WIB
Ormas di Jabar deklarasi tolak aksi anarkis.
Foto: Ormas di Jabar deklarasi tolak aksi anarkis (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) mendeklarasikan menolak sikap anarkis. Hal ini merujuk pada aksi anarkis demonstran berujung ricuh di Bandung.

Deklarasi diikuti sejumlah ormas di Bandung. Deklarasi itu diadakan di Bale Kembang, Karang Setra, Kota Bandung, Jumat (16/10/2020). Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi beserta Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto ikut hadir.

Kapolda mengatakan deklarasi ini dilakukan karena masyarakat di Jabar merasa prihatin dengan adanya aksi anarkis. Atas dasar itu, kata Rudy, masyarakat berinisiatif membuat Deklarasi menolak aksi tersebut.

"Jadi, ormas masyarakat Jabar ini turut prihatin dengan perkembangan situasi belakangan ini di Jabar. Kita fasilitasi membuat deklarasi menolak anarkisme yang ada di Jabar," ujar Rudy.

Rudy mengatakan selain mendukung adanya deklarasi tolak aksi anarkis, pihaknya juga turut serta akan membina generasi muda di Jabar. Agar, kata dia, ke depannya dalam berdemo tidak melakukan aksi anarkis.

"Tentunya kita membina adik-adik kita yang ada di Jabar ini agar dalam menyampaikan pendapat tidak melakukan anarkis," katanya.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budo Wiryanto menambahkan aksi anarkis ini dinilai merugikan banyak pihak.

"Sebetulnya memang anarkisme itu kan merugikan bagi kita semua, oleh sebab itu organisasi masyarakat yang melaksanakan ini baik sekali tapi semuanya harus dilakukan dengan damai dan kebaikan, kalaupun menyampaikan pendapat di muka umum juga ada aturannya, ada ketentuannya tidak boleh anarkis. Mudah-mudahan kita semuanya sehat dan Jabar damai, tentram dan maju," kata Nugroho.

Seperti diketahui, tiga hari aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di sejumlah tempat di Jabar ricuh. Sejumlah demonstran yang bersikap anarkis diamankan polisi.

(dir/mso)