Bupati Sumedang Minta Gerbang Tol Cisumdawu Pakai Nama Kecamatan

Muhamad Rizal - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 22:36 WIB
Bupati Sumedang meminta nama gerbang tol diganti sesuai kecamatan
Bupati Sumedang meminta nama gerbang tol diganti sesuai kecamatan (Foto: Istimewa)
Sumedang - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir memastikan semua nama Gerbang Tol yang ada di Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) khususnya di kawasan Sumedang diganti sesuai dengan nama Kecamatan.

Salah satunya gerbang Tol yang ada di kawasan Rancakalong, akan segera diganti menjadi Gerbang Tol Pamulihan.

Dony Ahmad Munir memastikan hal itu, saat dirinya meninjau langsung lokasi pembangunan tol tersebut di area Cisumdawu Tunnel Project di Desa Cilengsar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

Dony menyebutkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) terkait pergantian nama gerbang tol tersebut sesuai dengan nama Kecamatan.

"Saya sudah berkomunikasi dan akan diganti lagi nanti, Pokoknya, dalam waktu dekat nama gerbang tol Rancakalong akan diganti menjadi gerbang tol Pamulihan yang sesuai dengan lokasinya," kata Dony saat meninjau pengerjaan Tol Cisumdawu, Senin (12/10/2020).

Dony mengaku, pihaknya telah berkomitmen dengan PT CKJT untuk memasang rambu-rambu yang ada di dalam Tol agar dapat menunjukkan ke tempat wisata yang ada di Sumedang. Menurutnya, hal itu agar dapat memudahkan pengguna Tol Cisumdawu untuk berwisata ke Sumedang.

"Saya sudah berkomitmen dengan PT CKJT, agar di setiap gerbang tol ada petunjuk arah yang akan diarahkan kepada tempat wisata yang ada di Sumedang," katanya.

Sementara itu, saat ditanya soal pembebasan lahan, Dony mengatakan saat ini sedang ada akselerasi percepatan pembebasan lahan oleh pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional).

"BPN sedang melakukan pendataan kemudian percepatan supaya pembebasan lahan pun cepat selesai," ucap Dony.

Maka dari itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPN bagaimana mempercepat akselerasi pembebasan lahan dan transaksi ganti ruginya.

"Saat ini BPN sedang berupaya melakukan musyawarah-musyawarah bersama masyarakat (soal biaya ganti ruginya lahan masyarakat)," ucapnya. (mud/mud)