Positif COVID-19, Pedagang Keliling di Sumedang Meninggal

Muhammad Rizal - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 12:59 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Foto: Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/PS3000).
Sumedang -

Seorang pedagang keliling di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Sumedang, Minggu (11/10/2020) malam. Pedagang asal Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang ini meninggal akibat terpapar COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang,Iwa Kuswaeri membenarkan bahwa ada seorang pedagang keliling berinisial K (55) yang terkonfimasi positif COVID-19.

"Benar, almarhum merupakan seorang pedagang keliling di seputaran Sumedang, Majalengka dan Subang. Pasien ini diketahui tidak memiliki riwayat penyakit penyerta (bawaan)," kata Iwa melalui sambungan seluler, Senin (12/10/2020).

Kata Iwa, pasien tersebut sebelumnya sempat mendapat perawatan di RSUD Sumedang sejak tanggal 28 September 2020, dan menjalani swab test pada 29 September 2020. Kemudian hasil swab-nya positif COVID-19.

"Kerana pasien ini bergejala, sehingga dia di rawat di RSUD Sumedang dan menghembuskan napas terakhir pada Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIB," katanya.

Lanjut Iwa, pasien dimakamkan dengan cara dipulasara sesuai standar COVID-19. Pemakamannya akan dilakukan sesuai standar protokol COVID-19.

"Jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman yang berada di dekat tempat tinggalnya," kata Iwa.

Menurut Iwa, pasien ini diduga terpapar di luar daerah Sumedang. Pasalnya dia ini belanja keperluan dagangannya di Jakarta dan Bekasi.

"Menurut informasi yang didapat, pasien ini jika berbelanja untuk keperluan dagangannya itu di Jakarta dan bekasi," ucap Iwa.

Maka dari itu, Tim Gugus Tugas Penanganan percepatan COVID-19 bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang melakukan tracing kepada keluarga pasien.

"Keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien sudah dilakukan swab test dan sekarang masih menunggu hasil swab-nya," ujarnya.

(mso/mso)