Pilbup Serang 2020

Bawaslu Banten Selidiki Dukungan ASN ke Pasangan Tatu-Pandji

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 11 Okt 2020 19:12 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Foto: Ilustrasi (Andhika Akbaransyah)
Serang -

Bawaslu Banten turun tangan melakukan penyelidikan dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Serang yang ikut dalam deklarasi mendukung Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa di Pilbup Serang. Ada dua ASN yang diperiksa yang merupakan Sekretaris DPRD dan satu staf termasuk ketua DPRD.

Komisioner Bawaslu Banten Nuryati Solapari menjelaskan, penanganan dugaan pelanggaran Pilkada ini dibagi pada dugaan kampanye di luar jadwal pasangan Tatu-Pandji dengan nomor register 01/Reg/LP/PB/Prov/11.00/X/2020. Kedua, dugaan pelanggaran Ketua DPRD dalam deklarasi dukungan dengan nomor register 02/Reg/LP/PB/11.00/X/2020 dan terakhir dugaan keterlibatan ASN dalam deklarasi dengan nomor register 03/Reg/LP/PB/11.00/X/2020.

"Jadi disangkakan telah hadir di deklarasi, di kegiatan itu ada kehadiran calon, ketua DPRD Serang dan ASN-nya," kata Nuryati saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon di Serang, Minggu (11/10/2020).

Ia menerangkan deklarasi dilakukan oleh Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) yang digelar di Kota Serang. Di acara deklarasi itu, turut hadir Tatu Chasanah, Ketua DPRD, dan dua ASN di lingkungan sekretaris dewan.

Karena lokus kejadiannya di wilayah kota, maka Bawaslu Banten turun tangan untuk menangani perkara ini.

"Karena bu Tatu itu paslon di Kabupaten Serang, sedangkan lokusnya di Kota Serang, maka berdasarkan peraturan, perkara ini dibawa ke Bawaslu Banten. Sedangkan berkaitan dengan ASN ini terkait kehadiran di deklarasi itu ada calon, ketua DPRD dan ASNnya," ujarnya.

Menurutnya, Bawaslu baru mendapatkan ada dua ASN yang diduga terlibat di deklarasi itu.

"Baru terkonfirmasi dua, Sekwan dan salah satunya staf, keduanya PNS," ujarnya.

Pada Sabtu (10/10) kemarin, Bawaslu sudah menghadirkan pelapor, saksi pelapor, sekretaris DPRD dan Ketua DPRD Kabupaten Serang. Calon bupati Tatu Chasanah juga dipanggil pada hari ini namun ia tidak datang.

Pemanggilan akan dilakukan kembali pada Senin (12/10) pada calon bupati dan Sekretaris DPD Bapera Banten yang bertanggung jawab saat acara deklarasi berlangsung.

(bri/mso)