ADVERTISEMENT

Tolak Omnibus Law, Pekerja Resto-Hotel 'Tiduran' di Depan DPRD Jabar

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 12:19 WIB
Demo tolak Omnibus Law di Kota Bandung.
Foto: Demo tolak Omnibus Law di Kota Bandung (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Para pekerja hotel, restoran dan sektor pariwisata lainnya menggelar demonstrasi dengan 'tiduran' di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat pada Kamis (8/10/2020). Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Mandiri (FSM) ini menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Pengurus FSM Jawa Barat Upi Supriatin mengatakan aksi tersebut digelar sebagai gambaran kondisi para pekerja di bidang pariwisata yang turut gontai saat pandemi COVID-19. Kondisi ini, lanjut Upi, diperburuk dengan disahkannya UU Cipta Kerja yang isinya merugikan buruh.

"Jadi agar mereka tahu dengan aksi terlentang ini, pemerintah dan dewan tahu bagaimana lelahnya perjuangan kita. Kelelahan ini tidak akan pernah menyurutkan kita, dan kita akan bangkit untuk memperjuangkan," kata Upi di lokasi aksi.

"Pandemi bikin lesu sektor pariwisata sekarang ada ini (UU Cipta Kerja) jadinya double-double," tambah Upi.

Menurutnya Omnibus Law untuk sektor pariwisata dampaknya tak begitu kentara. Namun, dari sisi ketenagakerjaaan hal ini jelas akan merugikan. Mengingat sejumlah hak yang dimiliki buruh dihapus.

"Sesuai dengan aspirasi kami, adalah tolak Ombnibus Law UU Cipta Kerja yang menurut kami merugikan para buruh ya kami dari sektor pariwisata ikut memperjuangkan untuk menolak semua UU yang ada di UU Cipta Kerja," ujar Upi.

Rencananta FSM Jawa Barat ini akan bergabung dengan serikat pekerja lainnya di Gedung Sate yang mulai berdatangan. Pantauan detikcom pada pukul 11.46 WIB, Jalan Diponegoro tepatnya di depan kantor dinas Gubernur Jawa Barat mulai dipadati oleh buruh.

(yum/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT