Dua Hari Demo Ricuh di Bandung, 209 Orang Diamankan Polisi

ADVERTISEMENT

Dua Hari Demo Ricuh di Bandung, 209 Orang Diamankan Polisi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 11:57 WIB
Wakapolrestabes Bandung Yade Setiawan Ujung.
Foto: Wakapolrestabes Bandung Yade Setiawan Ujung (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Aksi demo di Bandung dalam dua hari berujung ricuh. Ratusan orang diamankan polisi imbas dari kericuhan dalam demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Ada 209 (yang diamankan)," ucap Wakapolrestabes Bandung AKBP Yade Setiawan Ujung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020).

Ke-209 orang tersebut saat ini berada di Mapolrestabes Bandung. Bahkan mereka menjalani rapid tes yang dilakukan oleh polisi.

Rapid tes dilakukan di halaman Mapolrestabes Bandung. Rata-rata dari mereka terlihat mengenakan pakaian hitam-hitam. Ada juga yang memakai jas almamater namun jumlahnya tak banyak.

Sebelumnya, aksi demo tolak UU Cipta Kerja kembali dilakukan elemen masyarakat gabungan. Aksi demo berujung ricuh dengan mencoba masuk ke Gedung DPRD Jabar.

Massa dipukul mundur polisi yang menggunakan water canon dan gas air mata. Massa berhamburan berlarian dari Gedung DPRD Jabar.
Polisi terus mengidentifikasi massa yang ricuh di depan DPRD Jabar pada Selasa (6/10) dan Rabu (7/10). Polisi pun menangkap puluhan orang untuk diperiksa dari mana kelompok ini berasal.

"Masih mendalami dari beberapa (yang ditangkap), ada yang kita amankan. Kami masih dalami. Tapi kami jelaskan bahwa mereka bukan mahasiswa dan (kelompok) ini memang sengaja sekali memancing emosi petugas di lapangan," ucap Ulung, Rabu (7/10) malam.

Pihak kepolisian juga melakukan tes rapid kepada ratusan demonstran yang ditangkap. Mereka diperiksa kondisi kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19

Berdasarkan pantauan detikcom, rapid tes dilakukan di halaman Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung pada Kamis (8/10/2020). Mereka satu persatu dilakukan rapid tes oleh tim dokter dan kesehatan (Dokkes) Polrestabes Bandung.

Satu persatu nama mereka dipanggil. Mereka pun kemudian mendatangi meja yang sudah ada empat orang petugas kesehatan berpakaian APD.

Sementara itu mereka yang belum dipanggil, menunggu giliran sambil duduk bersila di halaman Mapolrestabes Bandung. Rata-rata dari mereka berpakaian hitam-hitam. Ada juga yang memakai jas alamamater berwarna kuning namun jumlahnya tak banyak. Informasi yang dihimpun, total 201 yang menjalani rapid tes.

(dir/mso)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT