Ahmad Syaikhu Jadi Presiden PKS, DPW Jabar: Latar Belakangnya Komplet

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 19:07 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu tak setuju dibangun pintu keluar darurat di jalan tol layang Japek.
Foto: Ahmad Syaikhu (Luthfiana Awaluddin/detikcom).
Bandung -

Ahmad Syaikhu terpilih sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Sidang Musyawarah Majelis Syuro PKS di Bandung, pada Senin (5/10/2020). Ketua DPW PKS Jawa Barat Haru Suandharu berharap menjabatnya Syaikhu bisa memberikan angin segar bagi PKS.

"Saya kira untuk DPW PKS Jabar, ini merupakan suatu kebanggaan, ada kepercayaan yang diberikan kepada Ustaz Syaikhu selaku presiden PKS periode 2020-2025, sebelumnya beliau Ketua DPW PKS Jabar, sekarang jadi Presiden PKS, saya kira semoga hasil Majelis Syuro yang baru saja dilaksanakan memberikan yang terbaik juga," ujar Haru saat dihubungi, Senin (5/10/2020).

Haru mengatakan Syaikhu merupakan sosok yang sangat sederhana dan kuat komitmennya dalam memajukan partai. "Latar belakang beliau juga komplet, dari mulai DPRD, Wakil Walikota dan DPR RI, sangat lengkap profilnya, semoga bisa memimpin PKS ke depan, semakin baik dalam melanjutkan kepemimpinan pak Sohibul Iman," ujar Haru.

Dalam musyawarah Majelis Syuro ini, eks Presiden PKS Sohibul Iman, Ahmad Heryawan dan Suharna Surapranata terpilih sebagai wakil ketua Majelis Syuro. Habib Salim Segaf Aljufrie terpilih lagi sebagai Ketua Majelis Syuro (MS) PKS. PKS juga menunjuk Habib Aboe Bakar Alhabsyi sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Mustafa Kamal.

"Untung Wahono sebagai sekretaris Majelis Syuro. Suswono sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Surahman Hidayat sebagai Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP), Aboe Bakar Al Habsyi sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP), dan Mahfudz Abdurrahman sebagai Bendahara Umum DPP," demikian dikutip dari pernyataan resmi PKS.

Setelah ditetapkan sebagai Presiden PKS, Ahmad Syaikhu berterima kasih Mohamad Sohibul Iman dan berbicara posisi partai saat ini.

"Sikap politik PKS tetap istiqomah bersama rakyat menjadi kekuatan oposisi mengawal dan mengawasi jalannya roda pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Meskipun PKS di luar pemerintahan, PKS berkomitmen menjadi partai yang siap turun tangan menyelesaikan berbagai permasalahan yang membebani rakyat. PKS akan hadir sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah," kata Syaikhu.

(yum/mso)