86 Orang di Ponpes Kabupaten Tasikmalaya Positif COVID-19

Deden Rahadian - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 15:50 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Tasikmalaya -

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengungkap temuan kasus COVID-19 di salah satu pondok pesantren. Sebanyak 86 orang di lingkungan ponpes tersebut positif Corona.

Mereka sebagian sudah dibawa ke rumah sakit. Sebagian lagi jalani isolasi mandiri di lingkungan pondok.

"Ada satu pondok pesantren yang jumlah terpapar Covid-19, 86 orang terkonfirmasi. itu data kemarin (Rabu 01/10). Kita tangani sebagian di rumah sakit ada juga di karantina di lingkungan Pondok Pesantren," ucap Ahmad Muksin,
Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya kepada wartawan, Kamis (01/10/2020).

"Semua tim kesehatan Muspida bergerak. Agar tidak menyebar lagi. Malahan kita sudah semprot komplek ponpesnya lokalisir juga biar masyarakat tenang. Sudah kami tangani. Swab juga sudah dilakukan," ungkap Mukhsin.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan berdasarkan informasi Pemkab Tasikmalaya, kasus positif Covid-19 di ponpes tersebut mencapai 86 orang.

"Iya laporan Bupati tadi ada 86 itu di Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Tasikmalaya ini," Ucap UU.

Pondok Pesantren ini ternyata yang menolak kedatangan Tim Covid-19 Provinsi Jawa Barat. Padahal, tim akan menyampaikan bantuan terkait swab dan membantu mengatasi masalah ini.

"Hari ini saya ditugaskan oleh pak Gubernur untuk ke Kota/Kabupaten Tasikmalaya. Karena sesuai informasi yang diterima oleh pak Gubernur, bahwa ada kluster di kota/kabupaten tersebut. Tetapi saya sangat menyayangkan ada salah satu pimpinan pondok pesantren yang tidak mau didatangi oleh tim gugus tugas Covid-19 provinsi Jawa Barat ini. Padahal kehadiran kami adalah untuk mengambil sebuah solusi atau mengantisipasi, karena yang kami terima dari pemerintah daerah ada hal-hal yang perlu diantisipasi dan ditindaklanjuti," Pungkas Uu.

(mud/mud)