Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Tim Riset ITB: Siapkan Tas Siaga

Siti Fatimah - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 12:38 WIB
Ilustrasi tsunami
Ilustrasi tsunami (Foto: Thinkstock)
Bandung -

Berdasarkan hasil riset, sisi selatan Pantai Jawa berpotensi tsunami setinggi 14 sampai 20 meter dari sumber gempa besar (megathrust) di masa yang akan datang. Hal tersebut berdasar pada skenario terburuk jika semua segmen megathrust di sepanjang Jawa pecah secara bersamaan.

Salah satu tim riset ITB, Ahli Tsunami sekaligus Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Abdul Muhari mengatakan, potensi ini harus disikapi dengan meningkatkan kesiapsiagaan. Menurutnya, masyarakat yang ada di kawasan pesisir harus mengetahui arah evakuasi jika terjadi gempa yang berpotensi tsunami.

"(Bagaimana caranya?) jika terjadi gempa dirasakan di kawasan pesisir baik itu lemah maupun kuat tetapi goncangannya menerus selama lebih dari 20 detik, maka masyarakat harus segera evakuasi," kata Abdul saat dihubungi detikcom, Rabu (30/9/2020).

Berkaca dari pengalaman tsunami di Pangandaran pada 2006 dan Mentawai pada 2010, menunjukkan bahwa guncangan gempa yang dirasakan oleh masyarakat sangat lemah, tanpa disadari ternyata gempa tersebut diiringi dengan tsunami. "Jadi jika gempa terasa menerus selama lebih dari 20 detik, masyarakat harus segera evakuasi, ada atau tidak peringatan dini secara resmi dari pemerintah," ucapnya.

Untuk itu, langkah mitigasi yang bisa dilakukan masyarakat secara sederhana, kata dia, dari mulai menyiapkan tas siaga bencana (TSB) keluarga dan menyiapkan lokasi evakuasi bersama. "Jika terjadi bencana dan jika pada saat itu anggota keluarga terpisah satu sama lainnya. Maka nanti bisa bertemu di tempat evakuasi yang sudah ditentukan. Rencana evakuasi di tiap keluarga sangat penting, karena bisa saja tsunami terjadi siang, sore, atau malam," ujar Abdul.

Selanjutnya
Halaman
1 2