Rumah Sakit Overload, Pasien Corona Tasikmalaya Ditampung di Rusunawa

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 18:45 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Tasikmalaya -

Rumah sakit yang menangani pasien COVID-19 di Kota Tasikmalaya kelebihan kapasitas. Pemkot Tasikmalaya pun menyiapkan Rusunawa untuk menampung pasien baru.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan sejumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini akan menjalani isolasi mandiri di Rusunawa yang telah disiapkan.

"Rencananya kita akan bawa (pasien baruk) ke rusunawa untuk proses perawatan. Kenapa kerusunawa karena rumah sakit rujukan sudah overload," kata Uus pada Selasa (29/9/2020).

Ia menuturkan baik rumah sakit rujukan pemerintah dan swasta di Tasikmalaya sudah terisi penuh.

"Ketersediaan ruang Isolasi di RSUD dr. Sukarjo sudah penuh dari 49 ruang isolasi terisi ya. Begitu juga dengan ruang isolasi di RS swasta sudah terisi," jelas Uus.

Dia mengungkapkan hari ini ada penambahan 18 pasien yang berasal dari klaster pesantren. Sehingga, total yang terkonfirmasi positif saat ini mencapai 145 orang.

"Jadi ada penambahan kasus sangat signifikan tiga hari terakhir. Mulai klaster wisata keluarga dan klinik, sekarang klaster Pondok pesantren. Hari ini klaster ponpes delapan belas orang dari kemarin sebanyak 14 orang. Jadi total 32 orang," tutur Uss.

Satuan Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya melakukan berbagai langkah untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Selain tracing dan tracking, petugas juga lakukan swab untuk santri ponpes yang berada di Pusat Kota ini serta masyarakat umum.

(mud/mud)