Kampanye Pilbup Bandung 2020, Cabup Nia: Tidak Gontok-gontokan

Siti Fatimah - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 18:34 WIB
Cabup Bandung Kurnia Agustin.
Cabup Bandung Kurnia Agustina (Foto: Siti Fatimah/detikcom).
Kabupaten Bandung -

Calon Bupati Kabupaten Bandung Kurnia Agustina Naser mulai bergerilya untuk menjaring dukungan warga. Dia berjanji akan membawa suasana yang menyenangkan selama tahapan kampaye ke depan.

"Setiap langkah yang saya buat, setiap helaan nafas yang saya hembuskan, sebisa mungkin harus memberi nuansa sosialisasi bagaimana kita menjalankan Pilkada yang menyenangkan," kata Nia saat ditemui di Lembaga Pendidikan Terapan, Kota Bandung, Minggu (27/9/2020).

Lebih lanjut, kampanye di tengah pandemi ini, dia berharap tidak terjadi situasi saling berselisih. Tapi lebih menunjukkan tindakan daripada sekedar ucapan.

"Mudah-mudahan apa yang kita contohkan, apa yang kita sebarkan ke masyarakat tidak terjadi situasi gontok-gontokan, saling menjelekkan, dan lain-lain," katanya.

"Tapi kita tunjukkan apa yang bisa kita perbuat untuk membantu mereka. Jangan hanya bicara tapi tunjukkan dengan tindakan," tambah Nia.

Dalam kesempatan tersebut, Nia juga mendorong UMKM Kabupaten Bandung agar naik kelas terlebih di masa pandemi COVID-19 yang menurutnya melumpuhkan sendi-sendi perekonomian.

"Karena kita semua sedang berjuang melewatinya ada satu momentum ajakan, gerakan, yaitu Gerak Lokal, Gerak Belanja Produk Lokal, Gerak Belanja Warung Tetangga dengan tagline 'Mulang Ka Indung Nyaah Ka Bandung' (Sayang ke Ibu Sayang ke Bandung)," ujarnya.

Dia menyebut, tengah menjalankan kerjasama dengan Rietzstar sebagai pemilik aplikasi inovasi terbaru bisnis kuliner rumahan. "Bentuk wujud nyata kita, bentuk dukungan kita terhadap UMKM di kab bandung pada khususnya di Jawa Barat pada umumnya. Hari ini kita berkesempatan untuk join, gabung, diundang oleh Rietzstar dengan wujud lebih menaikkan kelas para teman-teman UMKM kita," kata Nia.

Sekadar diketahui, Rietzstar sebuah aplikasi untuk kurasi makanan dan minuman. Aplikasi tersebut memberikan rating peringkat masakan yang dilakukan oleh chef terbaik dari Indonesian Chef Association (ICA)yang juga turut andil dalam peluncuran aplikasi tersebut bersama dengan Rieta Amalia dan Nagita Slavina.

Nia menilai, dengan penilaian dan pengawalan produk maka tidak diragukan lagi komitmen dan jam terbangnya untuk terus memajukan UMKM. "Mudah-mudahan ini menjadi solusi untuk UMKM kita ditengah masa pandemi ini," ujarnya.

(mso/mso)