Pandemi COVID-19

Sepekan Buka Tutup Jalan di Bandung, Pasar Baru Ramai di Weekend

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 15:36 WIB
Sistem buka tutup dilakukan di lima ruas jalan di Kota Bandung.
Kawasan Jalan Otista Bandung saat dilakukan buka tutup jalan (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Pemerintah Kota Bandung melakukan buka tutup lima ruas jalan di Kota Bandung guna mencegah kerumunan antisipasi penyebaran COVID-19. Sudah sepekan lebih, bagaimana kondisinya saat ini?

Adapun lima titik jalan yang dilakukan buka tutup sejak Jumat (18/9) lalu yakni, Jalan Asia Afrika-Tamblong, Otista-Suniaraja, Purnawarman-Riau, Merdeka-Riau dan Merdeka-Aceh. Buka tutup jalan dilakukan pagi hari dari Pukul 09.00-11.00 WIB, sore hari dari Pukul 14.00-16.00 WIB dan malam hari dari Pukul 22.00-06.00 WIB.

Pada Minggu (27/9/2020) detikcom mendatangi salah satu ruas jalan yang dibuka tutup yakni di Jalan Otista-Suniaraja atau kawasan Pasar Baru. detikcom mendatangi kawasan tersebut saat sesi penutupan siang atau pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan Pasar Baru tampak ramai. Gedung Pasar Baru sendiri terlihat buka. Terlihat sejumlah orang hilir mudik keluar masuk ke dalam gedung Pasar Baru itu.

Sementara itu di bagian luar atau pada trotoar sepanjang jalan tersebut, terlihat juga banyak pedagang menjajakan dagangannya. Untuk area jalannya sendiri memang tak banyak kendaraan hilir mudik. Namun ada beberapa kendaraan yang masih terlihat melaju di jalan tersebut. Ada juga beberapa kendaraan terparkir di depan gedung Pasar Baru.

Dikonfirmasi terpisah terkait evaluasi buka tutup jalan ini, Kasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol M Rano Hadianto mengatakan pihaknya menunggu evaluasi selama 2 pekan atau 14 hari.

"Kalau Satlantas untuk Annev (analisa dan evaluasi) menunggu 14 hari," kata Rano via pesan singkat.

Sementara itu Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Iwan Suhermawan mengatakan kondisi Pasar Baru yang ramai ini tak mendongkrak penjualan para pedagang. Menurutnya, penjualan menurun drastis sejak ditutup bahkan mencapai 90 persen lebih.

"Tidak (mendongkrak) itu ramai juga mungkin yang dagang. Kalau pembeli mah sepi. Penurunan penjualan sampai 90 persen lebih," kata dia.

Sementara itu sebelumnya, Pemkot Bandung memastikan bahwa buka tutup jalan masih dilakukan.

"Berdasarkan hasil rapat dengan Gugus Tugas, buka tutup jalan masih akan dilaksanakan," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Balai Kota Bandung, Kamis (24/9/2020).

(dir/mso)