Heboh Beras Bansos Bercampur Plastik, Pemkab Cianjur Ganti Pemasok

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 16:04 WIB
Beras bansos bercampur plastik yang diterima warga Cianjur
Butiran plastik yang bercampur dengan beras bansos di Cianjur. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengganti pihak pemasok yang mengirim komoditas di Bojongpicung pascaditemukannya beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bercampur butiran plastik. Sanksi tegas mengganti pemasok beras bansos ini dilakukan untuk mengingatkan setiap pemasok agar mengutamakan kualitas dari bansos BPNT.

"Kami akan ganti supplier-nya, biar jadi contoh juga untuk supplier yang lain. Sehingga kualitas terus diperbaiki, jangan sampai melakukan kesalahan serupa," kata Herman via telepon seluler, Kamis (24/9/2020).

Menurut Herman, penggantian dilakukan mulai bulan depan. Dalam waktu tersebut, pihaknya akan mencari pihak yang siap untuk menyuplai kebutuhan komoditas BPNT.

Diutamakan penggantinya tersebut dari lokal Bojongpicung, sehingga harga lebih murah dan KPM bisa mendapatkan lebih banyak komoditas pangan. "Kita upayakan kearifan lokal, pengusaha dan komoditas yang dari kawasan Bojongpicung. Tapi perlu waktu untuk menyiapkannya, maka dari itu kemungkinan bukan depan penggantiannya," kata Herman.

Herman mengaku masih belum tahu apakah tercampurnya beras dengan butiran plastik tersebut merupakan kesengajaan atau kelalaian. "Masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian," ucap Herman.

Sekadar diketahui, warga Cianjur, Jawa Barat dihebohkan dengan beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sukatani Kecamatan Bojongpicung yang mendapatkan Bansos beras BPNT bercampur butiran plastik. Bahkan beberapa di antaranya sudah terlanjur mengkonsumsi beras bercampur butiran plastik.

(bbn/bbn)