Pro Kontra Paslon Pilbup Tasikmalaya soal Penundaan Pilkada 2020

Deden Rahadian - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 09:41 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
(Foto: Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Tasikmalaya -

Desakan penundaan Pilkada 2020 di tengah pandemi COVID-19 menuai pro kontra dari para kontestan. Tak terkecuali kontestan Pilbup Tasikmalaya.

Selain sudah memasuki tahap akhir proses Pilkada, penundaan dianggap tidak adil untuk calon. Mereka sudah bekerja keras menggalang dukungan ribuan warga hingga membangun jaringan yang terstruktur.

"Saya sebagai calon bupati mewakili calon lain Se-Indonesia merasa dirugikan kalau Pilkada ditunda. Kita pertanyakan sampai kapan pandemi ini berakhir. Kan gak ada yang tau. Kalau masih panjang, masa kekosongan kepala daerah akan dibiarkan lama," kata Cep Zam Zam Dzulfikar, Calon Bupati Tasikmalaya jalur perseorangan, Kamis (24/09/2020).

"Apalagi, tahapan Pilkada Hari ini kan sudah tahap penentuan nomor urut calon. Kita lanjutkan saja dengan komitmen bersama para calon Kepala Daerah dimanapun untuk terapkan protokol Kesehatan," ungkap Cep Zam Zam yang berpasangan dengan Fadhil Karsoma.

Hal senada diungkapkan Tim Pemenangan Ade Sugianto- Cecep Nurul Yakin. Selain seluruh calon sudah siap, penundaan Pilkada tidak efektif saat memasuki tahapan akhir.

"Kami menolak penundaan pilkada karena pasangan calon sudah siap semua. Keduanya ini sudah diamanatkan Undang Undang Nomor 17 tahun 2017. Maka untuk kelanjutan pembangunan harus tetap dilaksanakan Pilkada ini," kata Dede Syaiful Anwar, Ketua Tim Sukses Ade Sugianto- Cecep Nurul Yakin.

Lain halnya dengan Pasangan Calon Azis Rismaya Mahfud dan Haris sanjaya. Tim Sukses pasangan ini menyatakan akan mematuhi keputusan pemerintah pusat.
Mereka akan menerima jika Pilkada Harus ditunda maupun dilanjutkan.

"Kami sih akan ikuti keputusan pemerintah pusat. Karena mereka sudah punya kajian komprehensif. Apakah pilkada ditunda atau di lanjut. Saya yakin pemerintah pusat punya pertimbangan sangat matang dengan kajian mendalam terkait keputusan Pilkada ini" Ucap Usman Kusmana, Tim Sukses Azis- Haris.

Hal senada disampaikan Tim suksed Iwan Saputra dan IIP muftahul Faoz. Pihaknya mendukung keputusan KPU dan Pemerintah Pusat. Namun, meyakini Pilkada Akan tetap lanjut.

"Yah kita ikuti apa yang diputuskan KPU dan Pemerintah. Gimana pun itu ketentuan Pusat. Cuma kami yakin lanjut", Roni Romansyah, Tim sukses Iwan Saputra Dan Iip Miftahul Faoz.

Penundaaan pilkada semakin santer terdengar di tengah pandemi covid 19 ini. Apalagi, Angka Kasus Positif di Kabupaten Tasikmalaya terus naik.

(mud/mud)