Pemkot Cirebon Akan Bangun Jalur Sepeda di Enam Ruas Jalan Tahun Depan

Sudirman Wawad - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 13:16 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon Andi Armawan menjajal jalan yang rencananya akan dilengkapi jalur sepeda.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon Andi Armawan melakukan pengecekan jalan yang rencananya akan dilengkapi jalur sepeda (Foto: Sudirman Wawad/detikcom).
Cirebon -

Pemerintah Kota Cirebon berencana melengkapi enam ruas jalan dengan jalur sepeda. Kajian tengah dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Kepala Dishub Kota Cirebon Andi Armawan menyebutkan enam ruas jalan yang bakal dilengkapi jalur sepeda yakni, Jalan Pemuda, Ciptomangunkusumo, Wahidin, Kartini, Siliwangi dan Sudarsono. Sebelumnya di enam ruas jalan itu sudah terpasang rambu-rambu terkait jalur sepeda, namun hilang karena tertutup pembangunan.

"Dulu pernah ada rambu-rambu jalur sepeda. Tapi sudah tertutup pembangunan dan aspal baru. Kami analisa dulu lebar jalannya, karena jalan di Kota Cirebon kan tidak terlalu besar. Ini agar tidak makan tempat," kata Andi usai mengecek jalur sepeda di Jalan Wahidin Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020).

Setelah menganalisa kondisi jalur untuk pesepeda, Andi mengaku, akan menyosialisasikan tentang peraturan keselamatan bersepeda yakni, Permenhub Nomor 59/2020 yang mengatur soal persyaratan teknis, tata cara dan fasilitas pendukung. Selain itu soal karakteristik dan kebutuhan jalur sepeda di setiap daerah.

"Kami sedang menganalisa. Semoga tahun 2021 bisa terlaksana," ucap Andi.

"Ada enam ruas jalan yang akan dilengkapi jalur sepeda. Enam ruas jalan ini merupakan kawasan tertib lalu lintas (KTL)," kata Andi menambahkan.

Andi berharap adanya jalur sepeda itu bisa mendongkrak kunjungan wisata di Cirebon. Pesepeda dari luar daerah diharapkan bisa menjajal jalur sepeda di Cirebon.

"Jalurnya akan kita arahkan ke tempat-tempat destinasi, baik destinasi wisata kuliner maupun budaya. Terutama wisata yang terkait dengan cagar budaya di Kota Cirebon," katanya.

Jalur sepeda itu bakal dibangun di jalan milik daerah, provinsi dan nasional. Pihaknya perlu koordinasi dengan pemprov dan pemerintah pusat.

"Targetnya tahun depan, karena anggaran tahun ini sudah difokuskan untuk penanganan COVID-19," ujar Andi.

(mso/mso)