Kuningan Masuk Zona Orange, Crisis Center COVID-19: Trennya Naik Terus

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 19:17 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom).
Kuningan -

Setelah beberapa pekan masuk dalam zona kuning, level kewaspadaan COVID-19 di Kabupaten Kuningan mengalami kenaikan satu tingkat lebih tinggi menjadi zona orange atau berada di resiko sedang.

Juru bicara Crisis Center COVID-19 Kabupaten Kuningan Agus Mauludin mengatakan grafis level kewaspadaan tersebut dikeluarkan langsung Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat per tanggal 20 September kemarin.


"Ya berdasarkan grafis level kewaspadaan yg dikeluarkan Dinkes Provinsi Jabar tanggal 20 kemarin, Kabupaten Kuningan level kewaspadaannya naik menjadi beresiko sedang atau masuk di zona orange," ungkap Agus, Senin (21/9/2020).

Agus menyebutkan, naiknya level kewaspadaan Kabupaten Kuningan menjadi zona orange disebabkan karena trend sebaran kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 terus mengalami kenaikan.

"Trennya naik terus, tiap hari selalu ada penambahan kasus positif," lanjut Agus.

Dengan meningkatnya level kewaspadaan tersebut, Agus memastikan Crisis Center COVID-19 terus melakukan tracing serta pendisiplinan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Selain itu pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan di sejumlah wilayah termasuk lokasi wisata.

"Tracing kontak erat dan pendisiplinan masyarakat terus dilakukan, bahkan setelah hasil tracing nanti, kemungkinan ada wilayah yang pengawasannya akan lebih ditingkatkan, termasuk tempat wisata akan dievaluasi," ungkap Agus.

"Kita masih tunggu hasil tracing wilayah mana saja yang nantinya akan ditingkatkan pengawasannya," tambahnya.

Sampai dengan hari ini, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kuningan mencapai total 186 kasus dengan rincian 146 sembuh, 32 masih karantina dan 8 meninggal dunia.

(mso/mso)