Dua Kantor Desa di Sukabumi Dibobol Maling dalam Semalam

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 17:13 WIB
Ilustrasi Pencurian Rumah
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Sukabumi -

Kantor Desa Parakanlima di Kecamatan Cikembar dan Desa Bojongjengkol Kecamatan Jampangtengah dibobol maling dalam semalam. Sejumlah peralatan elektronik yang ada di dua kantor desa ini pun raib, pihak kepolisian saat ini menyelidiki kasus tersebut.

Informasi dihimpun, aksi pencurian di Kantor Desa Parakanlima pertama kali diketahui oleh petugas desa yang akan membersihkan ruangan kantor sekitar pukul 06.30 WIB, Senin (21/9/2020). Saat itu, petugas desa terkejut lantaran saat mereka masuk ke ruangan desa, melihat kondisi ruang kerja staf desa banyak berkas yang berserakan.

"Saat itu, staf desa menghubungi saya dengan nada histeris. Ia melihat barang-barang di kantor raib digondol maling sementara kondisi pintu di bongkar," jelas Kepala Desa Parakanlima, Nirwanda kepada wartawan.

Begitu menerima laporan, Nirwanda bergegas mendatangi kantornya untuk melihat kondisi sebenarnya. Saat itu ia mengaku terkejut karena banyak barang milik pemerintah desa hilang. Seperti CPU enam unit, monitor tujuh unit, printer empat unit.

"Sekarang lagi proses pengecekan. Kalau untuk data-data maupun berkas-berkas yang lain tidak ada laporan kehilangan. Hanya saja barang elektronik, khususnya komputer dan printer raib digondol maling," ujarnya.

Kondisi kantor desa memang dalam keadaan kosong. Sekitar pukul 02.30 WIB diketahui petugas yang biasa berjaga pulang ke rumahnya.

"Dugaan sementara pelaku masuk lewat jendela mushola desa yang lokasinya berada di belakang kantor desa. Diduga pelaku masuk dengan cara mencokel jendela yang tidak ada tralisnya dengan menggunakan obeng," beber Nirwanda.

Ia juga menduga, pelaku pencurian melakukan aksi kejahatannya menjelang sholat Subuh. Lantaran, berdasarkan pengakuan dari warga yang rumahnya dekat dengan kantor desa, mereka mengaku setelah habis sholat Subuh, melihat lampu kantor ada yang mematikan dan mendengar suara mobil.

"Akibat kejadian ini, pemerintah desa mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp28 juta," imbuhnya.

Sementara itu aksi pembobolan di Kantor Desa Bojongjengkol dibenarkan Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin. Menurutnya, aksi pencurian di kantor Desa Bojongkengkol, Kecamatan Jampangtengah itu, kali pertama diketahui oleh Sekretaris Desa Bojongjengkol, Tayudin.

"Setelah mengetahui kejadian ini, kami langsung menginstruksikan sejumlah anggota untuk meninjau ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi," kata Usep.

Berdasarkan olah TKP dan identifikasi petugas di lapangan, akibat kejadian ini pemerintah desa mengalami kerugian materil karena sejumlah alat elektronik yang ada di kantor desa tersebut, raib digondol maling. Seperti satu unit CPU merek Intel Core I3, satu unit monitor merek LG 20 Inch, satu printer merek Epson dan satu unit Infocus merek Cheerlux.

"Dari hasil pengecekan di TKP, diduga pelaku mengambil barang inventrasi tersebut dengan cara mencongkel jendela ruang Sekdes Desa Bojongjengkol," paparnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pengembangan dan memeriksa sejumlah saksi untuk memburu pelakunya. "Besar kemungkinan pelakunya lebih dari satu orang. Kami masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

(sya/mud)