PSBB Banten Diperpanjang Selama Satu Bulan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 16:30 WIB
poster
Ilustrasi pandemi Corona (ilustrator: Edi Wahyono)

Untuk teknisnya, PSBB di Banten diatur oleh masing-masing bupati dan wali kota di Banten. Pengetatan atau pendisiplinan pelanggar protokol, lebih teknis diatur mereka. Termasuk jika ada penerapan sanksi.

"Kalau provinsi hanya melindungi, teknisnya di masing-masing," ucap Wahidin.

Peningkatan jumlah kasus ini, menurut Wahidin juga berdampak pada okupansi di RSUD Banten. Saat ini, RSUD itu akan kembali dijadikan rujukan bagi pasien COVID. Karena, beberapa bulan lalu saat penyebaran virus dinilai bisa dikendalikan, pihaknya membuka RS untuk pelayanan jasa kesehatan.

"Kita kembalikan fungsinya sebagai rujukan," ujar Wahidin.

Data pasien terkonfirmasi positif pada 20 September pukul 18.00 WIB mencapai 4.326 kasus di seluruh Banten. PSBB diterapkan di beberapa kabupaten kota yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Kota Serang, dan Cilegon. Namun, ada wilayah yaitu Pandeglang, Kabupaten Serang dan Lebak yang bupati dan wali kotanya tidak mengeluarkan aturan tertulis soal PSBB.

Halaman

(bri/bbn)