Diseruduk Truk, Angkot Berpenumpang Wanita Hamil Terguling di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 12:09 WIB
Angkot Terguling di Sukabumi
Angkot terguling di Palabuhanratu Sukabumi. (Foto: istimewa)
Sukabumi -

Angkot jurusan Citarik-Palabuhanratu terguling setelah diseruduk truk bernomor polisi F 8024 QL di Jalan Nasional III, Kampung Ciawun, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Akibat kejadian itu lima penumpang yang dua di antaranya wanita hamil dibawa ke rumah sakit.

Informasi dihimpun peristiwa itu berlangsung Kamis (17/9/2020), sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu angkot yang dikemudikan Jaka melaju dengan kecepatan sedang dari arah Palabuhanratu menuju Citarik. Tepat di lokasi kejadian, tiba-tiba truk menabrak bagian belakang angkot.

Kerasnya benturan membuat angkot terguling dan terseret sejauh beberapa meter. "Tiba-tiba angkot saya ditabrak truk dari belakang posisi saya sedang melaju pelan begitu kena benturan, angkot terbalik dan menabrak tembok rumah warga," kata Jaka, Kamis (17/9/2020).

Ia menjelaskan dalam angkotnya terdapat empat penumpang semuanya mengalami luka dan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu untuk mendapatkan penangan medis lebih lanjut. "Sudah dibawa ke rumah sakit semuanya, kalau saya sendiri alhamdulillah enggak kenapa-kenapa. Kalau kerugian sekitar 15 jutaan untuk servis angkot dan memperbaiki tembok rumah warga," tutur Jaka.

Unit Laka Lantas Polres Sukabumi tengah menyelidiki insiden kecelakaan tersebut. Yani (40), salah satu korban, menyebut ada lima orang yang berada di dalam angkot tersebut. Ia dalam perjalanan menuju puskesmas mengantar temannya yang sedang hamil.

"Tujuan saya mau ke Puskesmas antar teman yang hamil, saat itu pandangan saya melihat ke depan. Tiba ada benturan keras dari arah belakang ada yang menabrak. Ketika tidak sadar tahu-tahu di rumah sakit. Posisi saya duduk tepat di belakang sopir," tutur Yani.

Ia tidak mengingat dengan jelas saat angkot terguling karena kondisinya tidak sadarkan diri. Yani menyebut ada penumpang yang sampai patah tulang karena kecelakaan itu.

"Di dalam angkot ada lima orang, saya, dua wanita hamil, anak kecil dan ibunya," ujar Yani.

(sya/bbn)