Pilbup Pangandaran Terancam Ditunda Jika Kasus COVID-19 Terus Naik

Faizal Amiruddin - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 17:23 WIB
Rakor persiapan tahapan Pilbup Pangandaran
Foto: Rakor persiapan Pilbup Pangandaran 2020 (Faizal Amiruddin/detikcom).
Pangandaran -

Pemerintah Kabupaten Pangandaran diminta serius untuk mengantisipasi potensi terjadinya penyebaran COVID-19, khususnya dalam pelaksanaan tahapan Pilbup. Karena apabika terjadi penularan atau penyebaran virus Corona tak terkendali, tidak menutup kemungkinan Pilbup Pangandaran akan kembali ditunda.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi antara Pemkab dengan seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan Pilbup Pangandaran 2020 di aula kantor Setda Pangandaran, Rabu (16/9/2020). Sejumlah pihak hadir dalam rapat tersebut.

"Berdasarkan hasil rapat bersama pimpinan kami, dapat disimpulkan bahwa jika situasi penyebaran Corona tak terkendali, Pilkada bisa saja ditunda," kata Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra.

Oleh karena itu dia mengajak agar semua pihak senantiasa memerhatikan penerapan protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada. "Tahapan pendaftaran kemarin Pangandaran tidak mendapatkan teguran. Tapi kita dapat catatan, yakni terkait acara deklarasi yang dilakukan kedua pasangan calon sebelum mendaftar ke KPU. Kami harap ke depan hal itu bisa diperhatikan," kata Dony.

Mengenai upaya sosialisasi dan operasi yustisi terhadap pelanggar protokol kesehatan, Dony mengatakan di Pangandaran masih ada satu hal yang perlu diperhatikan Pemda. Hal itu terkait penerbitan payung hukum atau Peraturan Bupati terkait penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan.

"Kami harap ada Perbup, sehingga petugas kami di lapangan bisa lebih mantap melaksanakan penindakan," kata Dony.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengaku akan segera menerbitkan Peraturan Bupati tersebut. "Awalnya kami berasumsi cukup dengan Peraturan Gubernur, namun kalau memang Perbup dibutuhkan segera akan kami susun lalu terbitkan," kata Jeje.

Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan proses tahapan Pilbup Pangandaran sejauh ini berjalan lancar. "Pemeriksaan kesehatan sudah, semuanya sehat. Verifikasi administrasi syarat calon dan syarat pencalonan juga sudah berjalan. Hari ini terakhir perbaikan berkas," kata Muhtadin.

Terkait pelaksanaan kampanye di tengah pandemi Corona, dia menjelaskan ada beberapa penyesuaian dan sudah disampaikan kepada pihak-pihak terkait. Di antaranya adalah pembatasan jumlah peserta kampanye.

"Kalau rapat atau pertemuan maksimal peserta 50 orang kalau kampanye terbuka maksimal 100 orang. Kami harap aturan ini bisa dipatuhi oleh kita semua," kata Muhtadin.

Dia menambahkan walaupun secara konstitusional Pilkada akan digelar pada 9 Desember 2020, tapi aturannya memang masih memungkinkan adanya perubahan jika terjadi kondisi tertentu.

(mso/mso)