Round-Up

Kasus Positif Ada di Semua Kecamatan, Pemkot Bandung Kaji PSBMK

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 09:56 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

30 kecamatan di Kota Bandung zona merah setelah tersebarnya jumlah kasus positif Corona atau COVID-19. Pemkot Bandung akan mengkaji penerapan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK).

"Paling memungkinkan PSBMK, mikro dan komunitas. Skala mikro lah ya," kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Jalan Merdeka, Selasa (15/9).

Ia mengungkapkan, PSBMK merupakan salah satu cara terbaik menekan penyebaran COVID-19. Contohnya saja seperti penerapan PSBMK di Kecamatan Cidadap saat kemunculan kluster Secapa AD.

"Karena kalau lihat kemarin seperti di Secapa AD itu hasilnya baik karena partisipasinya masyarakat baik, benar-benar saling jaganya itu dibandingkan skala besar," ujar Yana.

Menurutnya, saat ini Kota Bandung masih memperketat AKB. Pihaknya akan melihat terlebih dahulu berbagai indikator sebelum PSBMK diterapkan.

"Itu pasti ada parameter yang digunakan, kan kalau saat ini mah parameternya estimasi reproduksi, bisa aja itu dilihat skala kelurahan," tuturnya.

Tonton juga video '67 Lokasi Karantina Pasien Covid-19 di Jakarta, GOR hingga Masjid':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2