Pelanggar Protokol Kesehatan di Sukabumi Disanksi Kerja Sosial

Syahdan Alamsyah, Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 12:55 WIB
Warga tak bermasker disanksi kerja sosial di Sukabumi
Warga tak bermasker disanksi kerja sosial di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi -

Agus (25) hanya bisa pasrah saat disodori sapu lidi dan pengki oleh petugas gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP. Ia kedapatan melanggar aturan protokol kesehatan karena beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker.

Warga Cibereum, Kota Sukabumi itu memulai kerja sosialnya menggunakan rompi oranye bertuliskan PELANGGAR. Selain Agus, banyak kedapatan warga lainnya yang terkena sanksi serupa karena mengabaikan protokol kesehatan ketika berada di luar rumah.

Alasan warga beragam, mulai dari lupa hingga sengaja tidak mengenakan masker karena sumpek. Namun petugas mengabaikan alasan warga, kerja sosial tetap dikenakan sesuai pelanggaran yang dilakukan.

"Hari ini kami bersama Pemda Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kodim 0607, Satpol PP dan Dishub. Kita melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan, bagi pelanggar diberikan sanksi menyapu jalanan dan mengambil sampah dengan menggunakan rompi bertuliskan pelanggar," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada detikcom, Selasa (15/8/2020).

Terlihat hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Mayor Chb. Rohman Khoirulloh, Kasdim Kodim 0607. Pantauan detikcom petugas gabungan juga menyisir sejumlah pusat keramaian di seputaran Kota Sukabumi.

"Dilakukan secara stasioner dan mobile, penempatan petugas di Ponpes Dzikir Al-Fath, Ponpes Asshobariyah, Ponpes Al-Masturiyah, Pasar Pelita, Pasar Pasundan, Pasar Sukaraja dan Bunderan Sukaraja. Kalau untuk mobile di Jalan A. Yani - Jalan Kapten Harun Kabir - Jalan RA. Kosasih - Jalan Sukaraja- Jalan Raya Cisaat," jelas Sumarni.

"Mungkin dengan sanksi seperti ini akan selalu diingat para pelanggar untuk tidak mengulangi lagi di lain hari. Kita sosialisasikan soal protokol kesehatan selama pandemi, berguna untuk mengurangi atau menekan penyebaran COVID-19 di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi," kata Sumarni menambahkan.

Tonton video '221 Pelanggar di Hari Pertama PSBB Ketat DKI':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2