Bogor Kembali Zona Merah COVID-19, Bima Arya: PSBM Akan Berlanjut

M Solihin - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 14:50 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya
Foto: Wali Kota Bogor Bima Arya (Istimewa).
Bogor -

Pemerintah Kota Bogor memutuskan untuk melanjutkan penerapan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK). Apalagi saat ini Kota Bogor kembali masuk menjadi zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penyebaran COVID-19.

"Perhari ini itu datanya naik turun, ada lonjakan kasus positif dan lain-lain. Oleh karena itu PSBM ini akan berlanjut," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Balaikota Bogor, Senin (14/9/2020).

"Jadi PSBM ini harus berlanjut. Penguatannya harus terasa, harus sampai kepada warga. Di tingkat mikro dan juga protokol kesehatannya," tambahnya..

Namun, kata Bima, pemaparan lebih detail terkait pelaksanaan PSBMK yang ketiga ini akan disampaikan setelah pihaknya menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor siang ini. Jangka waktu pemberlakuan PSBMK juga akan ditentukan dalam rapat bersama Forkopimda.

"Sang ini akan kami rapatkan lagi dengan Forkopimda, dan sebenarnya tadi juga kita dapat arahan dari Gubernur Jawa Barat dan Bodebek menyepakati untuk menerapkan konsep PSBM jadi bukan PSBB total," sebut Bima.

"Pembatasan Sosial Berskala Mikro, yang fokus kepada wilayah, RW-RW merah yang betul-betul akan kita perketat, dan kedua adalah protokol kesehatan di fasilitas-fasilitas umum, juga mengurangi aktivitas warga. Jadi di RW-RW merah itu maksimal 25 persen lah aktivitas warganya," tambah Bima.

Bima menyebut, peningkatan status Kota Bogor disebabkan karena adanya lonjakan kasus positif dan banyaknya pasien positif yang kini dirawat di rumah sakit.

"Kita akan pelajari lebih lanjut Tetapi bagi kita ini kondisi yang betul-betul belum aman," kata Bima.

Seperti diketahui sebelumnya, Kota Bogor mulai memberlakukan PSBMK pada 29 Agustus lalu, atau sehari setelah Kota Bogor dinyatakan sebagai Zona Merah COVID-19. Pada fase ini, PSBMK diberlakukan selama dua pekan. PSMBK kemudian diperpanjang kembali selama 3 hari pada 11 September 2020.

Selama pemberlakuan PSBMK, Pemkot Bogor menerapkan pembatasan jam operasional mal, restoran dan kafe hingga pukul 18.00 WIB. selain itu, Pemkot Bogor juga menerapkan jam malam mulai pukul 21:00 WIB dengan tujuan mengurangi kerumunan dan aktivitas warga yang dinilai kurang mendesak.

Tonton video 'Bima Arya: 50% Warga Bogor Bingung Covid-19 Konspirasi Atau Bukan:

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)