Pupuk Subsidi Langka, Bupati Karawang Minta Tambahan Kuota 17 Ribu Ton

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 21:06 WIB
Ilustrasi pupuk dan tanah.
Ilustrasi pupuk (Foto: Foto: BBC/Getty Images)
Karawang -

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana melobi pemerintah untuk menambah kuota pupuk bersubsidi. Sebab, kelangkaan pupuk subsidi dinilai meresahkan petani Karawang. Alhasil musim panen gadu atau kemarau saat ini dinilai tak efektif.

"Saya langsung komunikasi dengan Menteri Pertanian pak Syahrul Yasin Limpo. Karena persoalan kelangkaan pupuk menjadi salah satu kendala yang dikeluhkan para petani saat ini," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Cellica mengatakan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan langsung membantu masalah kelangkaan pupuk di Kabupaten Karawang. Kepada Mentan, Cellica mengajukan sekira 17.149 ton pupuk subsidi untuk petani Karawang.

Cellica mengungkapkan, kebutuhan pupuk subsidi di Karawang yang tercantum dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) elektronik mencapai 56.907 ton. Sedangkan kuota pupuk subsidi hanya mencapai 38.890 ton. Alhasil masih membutuhkan sekira 18.017 ton pupuk subsidi.

Sebetulnya, kata Cellica berbagai pihak sudah membantu petani di Karawang. Sehingga, kata dia disalurkan 40.407 ton pupuk subsidi hingga hari ini. "Sehingga kita masih membutuhkan sekira 16.500 ton pupuk subsidi," katanya.

Untuk memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran, Cellica bakal berkoordinasi dengan berbagai pihak. "Setelah itu saya langsung Kepala Dinas Pertanian, Bank Mandiri, dan PT Pupuk Kujang untuk segera merealisasikan kebutuhan pupuk bagi para petani Karawang," ujarnya.

PT Pupuk Kujang Cikampek selaku produsen pupuk di Karawang memastikan ketersediaan atok pupuk bersubsidi jelang musim tanam kedua di Oktober 2020. Anak usaha Pupuk Indonesia itu menjamin stok pupuk subsidi untuk Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah tersedia.

"Kami pastikan ketersediaan stok pupuk subsidi aman. Kami siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi yang ditetapkan,"kata Ade Cahya Kurniawan, Sekretaris PT Pupuk Kujang Cikampek melalui telepon, Kamis (10/9/2020).

Ade mengungkapkan, Pupuk kujang menyiapkan stok berbagai jenis pupuk lebih dari ketentuan pemerintah. Pupuk NPK misalnya, Kujang menyiapkan sebanyak 1.736 Ton atau 258 persen dari ketentuan. Selanjutnya, pupuk Petroganik sebanyak 487 ton atau 179 persen dari ketentuan stok.

Sebagaimana diketahui distribusi pupuk bersubsidi diatur dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) elektronik.

(mud/mud)