Polisi Periksa Dua Pengurus KONI Bandung Barat Terkait Dana Hibah Rp 10 M

Whisnu Pradana - detikNews
Sabtu, 05 Sep 2020 10:52 WIB
Ilustrasi korupsi
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Bandung Barat -

Dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) diperiksa Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Cimahi terkait penyalahgunaan dana hibah cabang olahraga.

Dana hibah untuk cabang olahraga (cabor) 2020 sebesar Rp 10 miliar tersebut dipermasalahkan lantaran nominal yang diterima cabor tak sesuai dengan jumlah semestinya.

"Saat ini sedang kami tindaklanjuti terkait dugaan tersebut. Dua orang pengurus sudah diperiksa, tapi belum bisa kami sebutkan siapa," ungkap Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro, saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).

Yohannes mengatakan kasus tersebut sudah diterima sejak bulan Agustus. Berdasarkan laporan dari pihak cabor yang merasa dirugikan.

"Laporan kasus itu sudah masuk sejak bulan Agustus lalu. Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan kita. Sudah dua orang saksi yang kita periksa," katanya.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan dugaan kasus penyelewengan dana hibah tersebut sebab pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) maupun pemeriksaan saksi masih dalam penyelidikan.

Penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap saksi lainnya di internal kepengurusan KONI KBB sebab dari dua saksi yang dipanggil sebelumnya, satu saksi belum memenuhi pemanggilan.

"Belum bisa disimpulkan. Unit Tipikor masih mendalami dugaan Tindak pidana korupsi yg terjadi di KONI dengan memanggil saksi-saksi di internal KONI," sebutnya.

Sementara itu Sekretaris KONI KBB Lili Supriatna menyebutkan tuduhan penyelewengan dana hibah itu tidak benar. Ia menolak untuk memberikan keterangan lebih dan hanya menyampaikan seluruh pengurus KONI akan menggelar rapat terlebih dahulu malam ini.

"Tuduhan itu jelas itu tidak benar. Kalau kesaksian kepada kepolisian sudah kita berikan. Yang jelas agar beritanya tidak simpang siur, tunggu saja rilis dari kami besok," tuturnya.

Tonton juga 'Ketua KPK: Harus Lebih Kuat Berantas Korupsi dari Lembaga Lain':

[Gambas:Video 20detik]

(ern/ern)