Dana Bansos Rp 135 Juta untuk 5 Desa di Purwakarta Raib Dibegal

Dian Firmansyah - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 21:24 WIB
due pengendara speda motor menjambret pejalan kaki
Ilustrasi begal (Foto: Edi Wahyono)
Purwakarta -

Dua pegawai desa yang bertugas sebagai agen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan membawa uang BST BPNT non PKH menjadi korban pembegalan. Dana BPNT untuk lima desa pun raib di gondol pelaku.

Menurutnya Kapolsek Pasawahan Polres Purwakarta, AKP Edi Tejo Sukmono, pembegalan terjadi usai kedua korban mengambil uang di bank sebesar Rp 135 juta dan disimpan di tas ransel berwarna hitam.

"Kedua korban itu dibegal saat pulang dari bank tepatnya di Jalan Kampung Sawah Tengah, Pasawahan Kidul, tas yang dibawanya ditarik oleh pelaku hingga korban terjatuh," katanya, Senin (31/8/2020).

Pelaku ini, AKP Edi menyebut menggunakan motor Suzuki Satria FU. "Kami sudah lakukan olah TKP. Kami juga mengamankan barang bukti serta meminta keterangan para saksi," ujarnya.

Korban pembegalan bernama Irenanda (20) staf Desa Salem dan Linda Kurniawati (29) Bendahara Desa Situ, Kecamatan Pondoksalam. Korban membawa dana BPNT untuk lima desa yakni; Desa Pondoksalam, Desa Sukajadi, Desa Parakan, Desa Situ dan Desa Galudra.

Aksi pembegalan ini pun terekam kamera CCTV salah satu rumah warga. Di sana tampak sepeda motor yang dikendarai korban diikuti empat kawanan perampok yang menaiki dua sepeda motor.

"Mereka menganiaya dua korban dan kabur membawa uang bantuan untuk lima desa di Kecamatan Pondoksalam. Warga kemudian melihat korban sudah tergeletak penuh luka, Korban dilarikan ke RSUD Purwakarta," katanya.

(mud/mud)