Polisi Sebut Pelempar Molotov ke Markas PDIP Bogor Lebih dari 7 Orang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 11:09 WIB
Tersangka pelemparan bom molotov ke markas PDIP di Kabupaten Bogor.
7 pelempar molotov ke markas PDIP Bogor (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung -

Pelaku pelemparan bom molotov ke markas PAC PDIP Cileungsi Bogor diduga lebih dari tujuh orang. Polisi mengultimatum agar pelaku lain segera menyerahkan diri.

"Total pelaku lebih dari tujuh. Yang baru tertangkap tujuh. Yang lain mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (26/8/2020).

Polisi mengatakan sudah mendapatkan identitas para pelaku lain. Oleh karena itu, Patoppoi mengimbau agar pelaku lain segera menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Kami imbau pelaku lain menyerahkan diri, karena bagaimanapun kita kejar, di manapun dia," ujarnya.

Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi juga meminta agar para pelaku segera menyerahkan diri.

"Saya imbau, kalau mau menyerahkan diri lebih bagus. Karena jelas, siapa berbuat apa, namanya, alamatnya di mana," tuturnya.

Teror bom molotov itu terjadi di tiga lokasi. Lokasi pertama terjadi di kantor PAC PDIP Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Selasa (28/7) lalu. Diketahui ada tiga kali lemparan ke kantor tersebut yang mengakibatkan kerusakan.

Kerusakan pertama terdapat di bagian pintu utama. Kemudian mobil yang terparkir di lokasi kejadian juga dilempar molotov meski tidak mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sehari berselang atau pada Rabu (29/7) pukul 01.30 WIB, teror bom molotov kembali terjadi di kantor PAC Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Seperti di Megamendung, ada tiga kali lemparan ke kantor tersebut.

Terakhir insiden pelemparan bom molotov terjadi di kantor DPC PDIP Kabupaten Cianjur. Insiden tersebut terjadi dini hari tadi atau Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kepada polisi, pelaku melempar molotov karena emosi foto Habib Rizieq Syihab dibakar. "Sampai dengan saat ini pemeriksaan tersangka ini karena ada emosi dari masing-masing pribadi atas awal kali terjadinya pembakaran foto di Gedung DPR RI," ujar Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy di Mapolda Jabar.

Saat ditegaskan terkait foto yang dimaksud, Roland membenarkan foto yang dimaksud tersebut ialah foto habib Rizieq Syihab. "Foto habib Rizieq," kata Roland.

Tonton video 'Ini 7 Pelempar Molotov ke PDIP Cileungsi, 2 di Antaranya Anggota Ormas':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mud)