Raden Rangga Ungkap Pertemuan Diplomatik 3 Negara Sebelum Ditangkap Polisi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 16:30 WIB
Petinggi Sunda Empire Raden Rangga
(Foto: Petinggi Sunda Empire Raden Rangga (dok. pribadi)
Bandung -

Raden Rangga Sasana mengaku menyesal dengan adanya kegaduhan dan polemik Sunda Empire hingga ia dipenjara. Menurut Rangga, hal itu berimbas gagalnya pertemuan antar ibu negara di muka bumi.

"Saya menyesal pada posisi ini menjadi polemik. Artinya pada posisi kegaduhan kerugian, tidak ada. Harusnya polemik Sunda Empire dan lainnya harus sinergi," ucap Rangga yang dihadirkan di persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).

Rangga juga mengungkapkan detik-detik sebelum ditangkap polisi. Menurut dia, beberapa hari sebelum ditangkap, dia mengaku sempat mengadakan pertemuan dengan perwakilan diplomatik negara Malaysia, Singapura dan Amerika di Bali.

"Sebelum ditangkap di Polda, ada hubungan diplomatik Malaysia, Singapore dan Amerika dalam rangka menggantikan sistem yang ada Jack ma dan Bill Gates. Kami kemudian bertemu konsulat negara," kata dia.

Rangga lantas menyebutkan isi dari pertemuan itu. Menurutnya, pertemuan tersebut guna membahas rencana pertemuan ibu negara seluruh dunia.

"Melahirkan di bulan Juli pertemuan ibu negara seluruh bumi. Yang dihadiri oleh Jokowi juga. Waktu itu sudah ada support dari Mahathir. Ga terlaksana karena diganggu," katanya.

Tonton video 'Pengakuan Rangga dari Balik Jeruji, Masih Jadi Jenderal NATO':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mud)