Kerap Macet, PHRI Cianjur Desak Pemerintah Segera Bangun Jalur Puncak II

Ismet Selamet - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 12:26 WIB
Kondisi Jalur Puncak II
Kondisi Jalur Puncak II (Foto: Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

PHRI mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan Jalur Puncak II. Kepadatan arus kendaraan di Jalur Puncak I saat akhir pekan dan libur panjang membuat Jalur alternatif tersebut dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan sektor wisata dan perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indra Praja mengatakan Jalur Puncak I sudah tidak memadai untuk menampung volume kendaraan dari wisatawan yang datang setiap pekannya. Akibatnya kemacetan parah sering terjadi, dan menyebabkan akses wisata ke Cianjur tersendat.

"Seperti yang kita ketahui, volume kendaraan terus naik setiap tahunnya. Sedangkan Jalur puncak lebarnya tetap sama. Sehingga kemacetan pasti terjadi, apalagi di momentum libur panjang," ucap Nano, Senin (24/8/2020).

Keberadaan Jalur Puncak II sebagai alternatif akan mengurangi penumpukan di jalur utama. Dengan begitu wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya akan lebih mudah datang ke Cianjur, baik sekadar menginap di vila dan Hotel ataupun mengunjungi destinasi wisata alam yang tersedia.

"Salah satu solusi yang bisa memudahkan akses yakni dengan adanya Jalur Puncak II. Wisatawan tidak lagi tersendat kemacetan di Puncak I," kata dia.

Oleh karena itu, Nano berharap pemerintah di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat bisa mempercepat pembangunan Jalur Puncak II. "Dorongan pembangunan itu sudah lama kami sampaikan. Kami harapkan rencananya pembangunan bisa segera terealisasi, supaya wisata Cianjur bisa kembali hidup," tuturnya.

Sementara itu Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan Pemkab bakal mulai mengalokasikan anggaran pembangunan jalur alternatif Puncak II pada 2021.

"Seharusnya pertengahan tahun karena pandemi anggarannya dialihkan untuk penanganan COVID-19. Targetnya awal tahun depan, pembangunan jalur Puncak II akan direalisasikan," ucap Herman.

Ia menjelaskan, selama ini pihaknya memprioritaskan pembangunan infrastruktur mulai dari utara hingga selatan, sebagai upaya meningkatkan berbagai sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, perekonomian dan untuk mengenalkan destinasi wisata baru di berbagai wilayah di Cianjur.

Sehingga dengan dibangunnya jalur Puncak II, tingkat kemacetan di jalur utama Puncak dapat diatasi dan harapan warga untuk mendapatkan infrastruktur jalan yang layak terpenuhi guna meningkatkan roda perekonomian di wilayah yang terlintasi jalan tersebut.

"Tidak hanya Puncak II, kami juga akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan menuju tempat wisata yang ada di Cianjur termasuk destinasi wisata baru seperti Curug atau air terjun yang jumlahnya cukup banyak di wilayah Selatan," katanya.

(mso/mso)