Mengukur Peluang Calon Petahana di 8 Pilkada Kabupaten/Kota Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 12:40 WIB
Ketua Dewan Guru Besar UPI Karim Suryadi
Pengamat Politik UPI Karim Suryadi (Foto: Istimewa)
Bandung -

Kandidat petahana pada Pilkada Serentak di 8 Kota/Kabupaten di Jawa Barat cukup mendominasi. Pengamat politik UPI Karim Suryadi menilai petahana punya peluang menang besar dengan sejumlah syarat.

"Sebenarnya petahana itu kan akan besar jika kompetitor bisa melawan. Masalahnya kalau yang muncul kompetitor yang bolong itu, yang tidak menjanjikan sesuatu maka (suara) akan jatuh kepada petahana," ucap Karim saat berbincang dengan detikcom pada Rabu (19/8/2020).

Dalam Pilkada serentak 2020 ini, delapan Kabupaten/Kota akan memilih calon pimpinannya untuk lima tahun mendatang. Adapun ke-delapan Kabupaten/Kota tersebut di antaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu dan Kota Depok.

Calon yang berasal dari petahana mendominasi di masing-masing daerah. Di Kabupaten Bandung misalnya, ada nama Gun Gun Gunawan yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Bandung. Rencananya, Gun Gun akan dipasangkan dengan artis Dina Lorenza.

Masih di Kabupaten Bandung, meski bukan berstatus petahana, namun nama Nia Agustina Naser termasuk bakal calon kuat. Pasalnya, Nia tak lain merupakan istri dari Bupati Bandung saat ini Dadang M Naser. Nia rencananya akan dipasangkan dengan Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Usman Sayogi

Di Kabupaten Karawang, Bupati saat ini Cellica Nurachadiana akan kembali maju untuk periode kedua. Cellica juga akan berhadapan dengan wakilnya saat ini Ahmad Zamakhsyari yang juga ikut maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Di Kabupaten Cianjur, petahana Herman Suherman akan kembali maju. Herman yang saat ini menduduki posisi Plt Bupati Cianjur itu rencananya akan dipasangkan dengan TB Mulyana Syahrudin.

Sementara pertarungan antara Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini menjabat juga terjadi di Kabupaten Sukabumi. Bupati Marwan Hamami rencananya akan kembali maju. Sebagai penantang, sejauh ini Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono pun rencananya akan mencalonkan diri.

Pertarungan antara Bupati dan Wakil Bupati juga bakal terjadi di Kabupaten Pangandaran. Bupati saat ini, Jeje Wiradinata rencananya akan kembali maju sebagai Bupati Pangandaran. Dia akan melawan wakilnya saat ini Adang Hadari yang juga rencananya maju Pilbup Pangandaran.

Di Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto juga akan kembali maju. Ade yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya rencananya akan maju didampingi oleh Cecep Nurul Yakin.

Di Kota Depok, Pradi Supriatna yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok akan maju menjadi Wali Kota Depok dalam Pilwalkot Depok 2020.

Sementara Kabupaten Indramayu, bakal calon masih adem ayem. Belum terlihat bakal calon dari petahana yang akan maju di Pilbup Indramayu.

Kembali ke tanggapan Karim Suryadi. Guru besar komunikasi politik itu menilai para calon yang berasal dari petahana memiliki kans yang besar. Akan tetapi, peluang itu bisa didapatkan asalkan para calon memenuhi syarat.

"Selama petahana tidak memiliki cacat yang berat dan penantangnya tidak menjanjikan sesuatu maka peluang petahana tinggi. Sebab di kita kan begitu ya, hampir selalu petahana meski biasa-biasa saja asal tidak punya cacat moral dan cacat politik dia akan terpilih apabila penantangnya ya begitu-begitu saja," tuturnya.

(dir/mud)