Horornya Sambaran Petir yang Tewaskan 3 Orang di Lebak Banten

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 14:01 WIB
Puluhan warga tersambar petir di Kabupaten Lebak.
Sejumlah warga tersambar petir. (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Petir menyambar puluhan warga yang tengah berteduh usai menonton pertandingan final sepak bola di Kampung Cikareo, Desa Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (17/8). Detik-detik horornya sambaran petir itu diceritakan Romi, anggota personel band Runaska asal Palabuhanratu, yang turut menjadi korban saat insiden itu terjadi.

Romi dan beberapa rekannya menjadi tamu undangan untuk mengisi acara tersebut. "Itu kan acara 17 Agustusan, pertandingan final sepak bola, diisi juga acara festival band. Kami diundang ke sana. Pas kejadian saya di lokasi, memang sempat hujan dulu, lalu reda. Beberapa kali terdengar suara geludug sambaran petir," kata Romi kepada detikcom, Selasa (18/8/2020).

Dia melihat langsung saat petir menyambar. Selain teriakan, Romi mendengar suara tangisan warga. Beberapa korban bergelimpangan, ia tidak tahu pasti berapa korban yang meninggal dunia pasca kejadian itu.

"Sempat lihat jam dulu sekitar pukul 15.10 WIB pokoknya (kilatan) selintas begitu, lalu terdengar suara tangisan, ada juga anak perempuan juga yang celananya sobek. Alhamdulillah saya hanya luka ringan di tangan, teman-teman saya yang luka seluruhnya ada empat orang yang dua termasuk saya sudah bisa pulang," tutur Romi yang berdomisili di Kampung Kutamekar, Kecamatan Palabuhanratu, Jawa Barat.

"Korbannya (meninggal) enggak tahu tiga enggak tahu berapa ada lima orang kayaknya ya. Pokoknya banyak," Romi menambahkan.

Humas RSUD Palabuhanratu Bili Agustin menyebut seluruh korban ada 8 orang. Empat orang di antaranya personel band Runaska.

"Ada empat orang dari Palabuhanratu, personel band. Untuk yang masih dirawat kondisinya membaik, hanya shock saja, masih ada pusing, mual lemas. Kalau sudah kesadaran umumnya bagus, kita pulangkan," ucap Bili.

Video 'Alami Electrical Injury, 8 Korban Sambaran Petir di Lebak Dirawat di RS':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/bbn)