Kasus Positif Corona Naik, Pemprov Jabar Fokus Kendalikan Depok

Wisma Putra - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 18:04 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Jumlah kasus positif COVID-19 di Jawa Barat kembali meningkat. Peningkatan mencapai 361 kasus hingga Jumat (14/8) kemarin.

Dari informasi yang dihimpun dari laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 (Pikobar) total terkonfirmasi COVID-19 mencapai 8.275. isolasi 3.449, selesai isolasi 4.591 dan meninggal dunia 235.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kasus baru notabene muncul di Kota Depok. "Perkembangan di Jawa Barat dari sisi epidemiologi masih mengemuka COVID-19 ini, rata-rata di Bodebek," kata Emil, sapaan Ridwan, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (15/8/2020).

Selain itu, untuk dua pekan ke depan, pihaknya akan fokus dalam penanganan COVID-19 di Kota Depok. "Kemarin, kasus tertinggi juga masih di Depok. Sehingga kami, Minggu ini dan Minggu depan, akan perhatian di zona Depok untuk memberikan dukungan dan perhatian pengendalian COVID-19 di Depok," ujar Emil.

Akhir-akhir ini kasus terbaru muncul di perkantoran, antara lain Gedung Sate dan Gedung DPRD Jabar. Pihaknya akan melakukan swab test agar dapat mengetahui penyebaran COVID-19.

"Test swab yang memang sudah kita masifkan di seluruh perkantoran-perkantoran di Jawa Barat. Kami sudah lebih dari 180 ribu pengetesan swab tertinggi kedua setelah Jakarta, kami akan terus sebanyak-banyaknya mengetes 50 ribu sampel dalam satu Minggu," tuturnya.

"Karena logistik PCR terbatas dan kapasitas lab terbatas kami terus berupaya. kami tidak ingin mengurangi tes, karena kekurangan dan tantangan Jawa Barat adalah menaikkan jumlah pengetesan dan jumlah pelacakan," ucap Emil menambahkan.

(wip/bbn)