Bos Sarang Burung Walet di Pangandaran Meninggal Akibat Corona

Faizal Amiruddin - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 12:20 WIB
Poster
Ilustrasi penanganan pasien Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Pangandaran -

Seorang pasien positif Corona meninggal di RSUD Pandega Pangandaran, Sabtu (15/8/2020) dini hari. Pasien merupakan warga Grobogan, Jawa Tengah, namun bekerja sebagai bos atau pengelola sarang burung walet di Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

"Ya, ada seorang pasien COVID-19 meninggal dunia di RSUD Pandega Pangandaran tadi. Pasien memiliki penyakit penyerta diabetes melitus. Tapi karena warga luar Pangandaran, datanya tidak kami catat sebagai kasus COVID-19 Pangandaran. Jenazah akan dibawa ke Grobogan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki.

Selain itu, kasus kematian pasien pria berinisial RUJ (52) itu dinyatakan sebagai klaster penularan. Karena dari hasil penelusuran kontak, diketahui istri dan seorang temannya positif Corona. Istrinya memilih menjalani isolasi di kampung halamannya, Yogyakarta. Sedangkan seorang temannya yang memilih isolasi mandiri di Banjarnegara.

Kronologis kasus tersebut berawal dari kondisi sakit yang dialami oleh RUJ. Dia sempat berobat ke klinik Suntoro Kecamatan Banjarsari Ciamis. Kemudian karena demam tinggi dan sesak, RUJ dirujuk ke RSU Pandega Pangandaran.

"Karena ada gejala sesak nafas, tim medis langsung melakukan tes swab. Ternyata hasilnya positif, langsung kami lakukan penanganan khusus. Namun pasien meninggal dunia," tutur Yani.

Tonton juga 'Video Sopir Tinju Perempuan Pegawai SPBU Pangandaran':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2