24 Keluarga di Bogor Sumber Penularan Corona, Bima Arya Minta Warga Waspada

M Sholihin - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 12:19 WIB
wali kota bogor bima arya
Foto: M Sholihin
Bogor -

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap penularan virus Corona yang terjadi di dalam keluarga. Saat ini ada 24 keluarga di Kota Bogor yang menjadi sumber penularan virus Corona. Bahkan 22 kasus positif Corona yang berasal dari satu keluarga di Kota Bogor.

"Saat ini pemerintah Kota Kogor mencatat ada 24 keluarga yang menjadi sumber penularan kasus. Bahkan ada satu keluarga yang anggota keluarganya positif (Corona) ada 22 orang. Jadi hati-hati betul untuk selalu membersihkan diri dan selalu menjaga jarak," kata Bima Arya dikonfirmasi Jum'at (14/8/2020).

Bima menyebut, sampai saat ini ada 98 kasus positif Corona yang berasal dari 24 keluarga di Kota Bogor. Namun menurutnya, virus Corona yang kemudian menyebar di lingkungan keluarga ini berasal dari luar Kota Bogor.

"Sebagian besar, kalau kita dalami penularannya berasal dari luar kota. Jadi bagi anda yang pulang bepergian dari luar kota apalagi dari daerah yang rawan, usahakan untuk waspada dan hati-hati," kata Bima.

"Pastikan ketika pulang ke rumah, jangan dulu berinteraksi dengan keluarga sebelum anda membersihkan secara total, untuk menghindari membawa virus dari luar rumah masuk ke dalam rumah. Karena sebagian besar kasus penularan juga terjadi di dalam keluarga. Ketika tidak hati2, menulari anggota keluarga yang lain," imbuhnya.

Bima mengatakan, kasus positif Covid-19 di Kota Bogor mengalami lonjakan yang tinggi pada Agustus 2020. Jumlahnya bahkan melebihi angka pada Juli 2020.

"Kasus Covid-19 di Kota Bogor menunjukan lonjakan yang cukup tinggi, dari tanggal 1 sampai 31 Agustus ini tercatat ada 98 kasus positif baru, ini angka yang lebih tinggi dari keseluruhan angka posiitf di bulan Juli lalu," paparnya.

Oleh karena itu, ia meminta warga Kota Bogor untuk tidak datang atau membuat kegiatan yang mengundang kerumunan. Hal itu sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona.

"Karena situasi seperti ini, untuk kebaikan serta kesehatan semua, maka pemerintah Kota Bogor meminta, mengimbau kepada seluruh warga Kota Bogor, untuk tidak memperingati hari kemerdekaan dengan cara-cara yang mengundang kerumunan," kata Bima.

"Saya yakin, pemerintah kota yakin, kemerdekaan tidak akan kehilangan maknanya ketika dirayakan dengan protokol kesehatan. Merah putih akan selalu di dada dan di sanubari," imbuhnya.

Tonton video 'Nakes Covid-19 yang Gugur Dapat Bintang Jasa dan Rp 300 Juta':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)