Proyek Kereta Cepat Diduga Jadi Penyebab Banjir di Tol Padaleunyi

Muhammad Iqbal, Wisma Putra - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 20:31 WIB
Kemacetan di Tol Padaleunyi masih terjadi.
Kemacetan di Tol Padaleunyi (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom).
Bandung -

Banjir yang terjadi di ruas Jalan Tol Padaleunyi KM 130 Jalur A mengakibatkan kemacetan lebih dari 4 kilometer. Banjir diduga akibat adanya pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung.

"Jasa Marga menyampaikan kejadian ini tidak diakibatkan tidak berfungsinya sistem drainase jalan tol, melainkan karena proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Padaleunyi Km 130, yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap," kata Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru via pesan singkat, Rabu (12/8/2020).

Atas kejadian ini, pihaknya meminta maaf kepada para pengguna jalan tol yang terjebak macet akibat banjir. "Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini," ucapnya.

Pihaknya mengimbau, agar kendaraan dari arah Jakarta menuju Cileunyi untuk menggunakan jalur lain. "Mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif lainnya menuju Cileunyi dan sekitarnya, tetap berhati-hati dan mentaati rambu-rambu, serta memantau kondisi lalu lintas perjalanan," katanya.

Dia mengungkapkan saat ini berbagai upaya terus dilakukan agar arus lalu lintas bisa kembali normal. Mulai dari melakukan rekayasa lalu lintas hingga penyedotan air dengan mesin pompa.

Untuk informasi lalu lintas di seputar tol milik Jasa Marga dapat di akses melalui Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080.

Sementara itu, hingga pukul 19.20 WIB kemacetan panjang masih terjadi. Kendaraan yang akan melewati jalan tersebut harus mengantri satu demi satu untuk menghindari genangan air.

Selain itu, letak genangan air pun berdekatan dengan pengerjaan proyek kereta cepa. Salah satu petugas proyek kereta cepat mengatakan, sebelum munculnya genangan air, sempat terjadi hujan disertai angin kencang.

Tenda yang berada di dalam lokasi proyek pun sempat rusak karena terjangan angin. Selain itu terlihat beberapa pohon yang tumbang akibat derasnya aliran air.

"Sebelum Ashar. Tadi tidak bisa jalan pisan. Mobil kecil aja tadi mah dibalikkan lagi. Iya, hujan angin juga, kencang anginnya. Tenda pun pada terbang," ujar salah satu petugas, Rabu (12/8/2020).

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Nandang Erlan mengatakan pihaknya telah melakukan penyedotan di jalur yang digenangi air tersebut.

"Petugas sudah di sana, mengupayakan untuk melakukan penyedotan," kata Nandang via sambungan telepon.

(wip/mso)