Round-Up

Kecelakaan Maut di KM 184 Cipali, Delapan Nyawa Melayang

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 12:06 WIB
Lokasi Kecelakaan Elf Vs Minibus di Tol Cipali
Lokasi kecelakaan maut Cipali (Foto: istimewa)
Cirebon -

Nyawa delapan orang melayang akibat kecelakaan di KM 184.300 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kecelakaan maut itu melibatkan dua kendaraan yakni elf dan minibus.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan maut itu disebabkan karena sopir elf mengantuk saat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. "Ada dua kemungkinan, sopir mengantuk atau karena kecepatan terlalu tinggi. Penyelidikan sedang dilakukan, saya sudah ke TKP," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi kepada awak media di RSUD Arjawinangun Cirebon, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).

Jasad kedepan korban yang tewas langsung dievakuasi petugas di RSUD Arjawinangun Cirebon. Sementara, belasan korban selamat akibat kecelakaan maut itu masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Plumbon Cirebon.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi, Rudy menjelaskan kecelakaan maut yang tewaskan delapan penumpang elf itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Elf yang mengangkut 16 penumpang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Jateng.

Saat tiba di lokasi kejadian, elf bernomor polisi D 7013 AN yang sarat penumpang itu oleng ke kanan. Hingga melintas ke pemisah jalan berbentuk cekungan, pemisah antara jalur A (Jakarta-Jawa) dan B (Jawa-Jakarta). Akibatnya elf terguling dan menyeberang ke jalur arah Jawa atau Jateng menuju Jakarta.

Pada waktu bersamaan, minibus jenis Toyota Rush bernomor polisi B 2918 PK bermuatan delapan penumpang melintas ke arah Jakarta. Tabrakan pun tak terhindarkan. Menurut petugas, elf sempat melayang saat berpindah jalur. Hingga akhirnya menimpa minibus.

"Perkiraan kita (elf) kecepatan tinggi. Bisa jadi (di atas 100 km/jam). Di Cipali ini kan ada pemisah jalur tol antara A dan B, ya bentuknya cekungan. Karena kecepatan tinggi, otomatis (terkena cekungan) melayang dan menimpa Rush yang menuju Jakarta," kata Dirgakkum Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Kushariyanto seusai menengok korban selamat di RS Mitra Plumbon Cirebon, Jabar.

Menurut Kushariyanto, saat kejadian kondisi penumpang sedang tertidur pulas. Sebab, waktu kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Pihak kepolisian juga menyoroti soal minimnya pembatas jalan di Tol Cipali. Menurut Kushariyanto, sebanuak 11 kali terjadi kecelakaan yang berpindah jalur di Tol Cipali selama 2020.

"Kami mengimbau kepada operator jalan tol, kemudian Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) soal pemisah atau pembatas jalan di Tol Cipali. Menurut informasi, selama 2020 ini sebanyak 11 kali kecelakaan yang berpindah jalur, baik dari jalur A (Jakarta-Jawa) maupun B (Jawa-Jakarta)," kata Kushariyanto.

"Di sana tidak ada pembatasnya. Hanya cekungan (pemisah jalan)," kata Kushariyanto menambahkan.

Akibat dari kecelakaan maut itu delapan orang tewas. 15 penumpang orang mengalami luka. Delapan orang yang tewas merupakan penumpang elf. Sementara itu, semua penumpang minibus berhasil selamat. Korban selamat saat ini masih dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon.

(mud/mud)