Polisi Ciduk Dua Kurir Ganja dan Sabu di Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 20:52 WIB
Dua kurir narkoba di Bandung ditangjkap polisi
Dua kurir narkoba di Bandung ditangjkap polisi (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung berhasil mengamankan dua kurir sabu dan ganja. Kedua pengedar tersebut merupakan jaringan berbeda dan diamankan di lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bandung.

Meski demikian, modus yang mereka lakukan memiliki kemiripan. Kedua kurir tersebut, HH (34) dan K (43), yang berprofesi sebagai buruh itu diberi upah sesuai dengan jumlah barang yang mampu mereka bawa.

"Polresta Bandung dari jajaran Sat Narkorba Polresta Bandung mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkotika, yang satu jenis sabu sebanyak kurang lebih 2 ons,yang satunya lagi ganja sebanyak 10 kilogram. masing masing satu tersangka, jadi ada dua tersangka," kata Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan di Mapolresta Bandung, Senin (10/8/2020).

Hendra mengatakan, kedua kurir tersebut diduga bukanlah satu jaringan yang sama melainkan memiliki kemiripan dalam pola penyebaran. Mereka sebagai kurir tidak saling mengenal dengan orang yang menugaskan mereka.

Selain itu, mereka pun akan mendapatkan upah dari pekerjaan haram tersebut. Setiap sekali mengambil narkoba di suatu tempat, mereka mendapat upah senilai Rp 1 juta.

"Begitu juga ada upahnya masing-masing ternyata, kalau orang tersebut berhasil menempel di suatu tempat kemudian diambil sama orangnya, dikasih upah Rp 1 juta. Ini juga (ganja) sama seperti itu. Tidak saling mengenal, semua komunikasinya lewat handphone," kata Hendra.

HH merupakan tersangka kurir sabu. Kata Hendra, HH sudah delapan kali mengedarkan sabu sebelum akhirnya ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 2 ons pada 22 Juni 2020 di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Sedangkan K ditangkap pada percobaannya yang kedua di Arjasari, Kabupaten Bandung. Ia ditangkap di kamar kos-nya dengan sejumlah barang bukti berupa ganja sebanyak 10 paket ganja dengan berat sekitar 10 kilogram. K diketahui mendapatkan barang haram tersebut setelah dirinya dihubungi untuk mengambil paket di sebuah halte angkutan kota.

"Dari jumlah sabu ini, setidaknya kita bisa menyelamatkan warga Kabupaten Bandung kurang lebih 1.000, ini juga ganja sama bisa dipakai 1000 orang," ujarnya.

Hendra menyebutkan, nilai paket narkoba tersebut bisa mencapai Rp 400 juta di antaranya, dua ons sabu senilai Rp 300 juta dan 10 paket ganja senilai Rp 100 juta.

"Kemudian bila kita uangkan, barang -barang ini kurang lebih Rp 300 juta (sabu) dan ini (ganja) Rp 100 juta, jadi total sebesar Rp 400 juta," katanya.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pencarian kepada setiap orang yang memerintah kedua kurir tersebut. Keduanya terancam 15 tahun penjara atau hukuman seumur hidup.

"Jadi kesulitan kita adalah mengungkap siapa jaringan di atasnya. Namun demikian, Polresta Bandung beserta jajaran tetap bertekat mengungkap untuk kasus apapun," paparnya.

(mud/mud)