Gadis Cantik di Garut Diciduk Polisi Gegara Jual Sabu

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 16:09 WIB
Gadis cantik di Garut ditangkap polisi gegara jual sabu-sabu
Gadis cantik di Garut ditangkap polisi gegara jual sabu-sabu (Foto: Hakim Ghani)
Garut -

Polisi menangkap EN alias Neng (25). Perempuan cantik asal Garut ini ditangkap gegara memakai dan hendak menjual narkotika jenis sabu.

Plh Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat membenarkan hal tersebut. EN ditangkap Kamis (6/8) lalu.

"Terkait dugaan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Polres Garut berhasil mengamankan beberapa tersangka. Salah satunya EN alias Neng," kata Muslih kepasa wartawan di Polres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Senin (10/8/2020).

Muslih mengatakan, penangkapan Neng bermula saat jajaran Satres Narkoba Polres Garut melakukan pengembangan pengungkapan jaringan pengedar narkoba di Garut. Sebelumnya, ada beberapa tersangka sebagai pemakai dan kurir yang telah diamankan.

"Hasil dari pengembangan, kami mengamankan Neng ini," katanya.

Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, wanita berparas cantik ini kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu. Polisi mendapati tiga paket sabu di rumah Neng di kawasan Kecamatan Garut Kota.

"Barang bukti ditemukan di dalam plastik klip bening. Ada tiga paket kecil sabu dengan berat total 2,36 gram," ucap Muslih.

Neng tidak bisa mengelak ketika polisi mendapati barang bukti tersebut. Dia kemudian langsung digiring ke Mako Polres Garut untuk diinterogasi.

Hasil penyelidikan, Neng mengaku kepada polisi telah menggunakan barang haram tersebut beberapa waktu lalu bersama temannya.

Muslih menjelaskan, Neng memiliki barang haram tersebut dari seseorang yang kini jadi incaran polisi. Neng akan menjual kembali barang tersebut.

"Tersangka mengaku akan mengedarkan kembali barang ini di wilayah perkotaan Garut," ucap Muslih.

Selain mengamankan paket sabu, polisi juga mengamankan sendok yang dibuat dari sedotan, satu buah cangklong kaca serta sebuah bong dari tangan Neng.

"Tersangka sudah kami tahan," tutup Muslih.

(mud/mud)