Rentetan Aksi Teror Molotov ke Markas 'Banteng' di Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 12:54 WIB
Kantor DPC PDIP Cianjur dibom molotov
Kantor DPC PDIP Cianjur dibom molotov/Foto: Ismet Selamet
Bandung -

Teror bom molotov ke markas PDIP di Jawa Barat terjadi secara berurutan. Dalam dua pekan, tiga markas partai berlambang banteng itu 'diserang' orang tak dikenal menggunakan bom molotov.

Teror bom molotov pertama terjadi di kantor PAC PDIP Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Selasa (28/7) lalu. Diketahui ada tiga kali lemparan ke kantor tersebut yang mengakibatkan kerusakan.

Kerusakan pertama terdapat di bagian pintu utama. Kemudian mobil yang terparkir di lokasi kejadian juga dilempar molotov meski tidak mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sehari berselang atau pada Rabu (29/7) pukul 01.30 WIB, teror bom molotov kembali terjadi di kantor PAC Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Seperti di Megamendung, ada tiga kali lemparan ke kantor tersebut.

Hingga saat ini polisi belum menemukan siapa pelaku dua kasus pelemparan bom molotov di Bogor sebelumnya.

Terbaru, insiden pelemparan bom molotov terjadi di kantor DPC PDIP Kabupaten Cianjur. Insiden tersebut terjadi dini hari tadi atau Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono mengutuk keras insiden pelemparan tersebut. Ono juga meminta para kader-simpatisan untuk tetap tenang atas rentetan teror bom molotov itu.

"Ini merupakan kejadian ke tiga setalah terjadi di PAC Kecamatan Megamendung dan Cileungsi Kabupaten Bogor," ujar Ono.

"Kader PDI Perjuangan harus tetap bersikap tenang dan tidak terprovokasi serta menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," kata dia menambahkan.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk mengecek CCTV.

(dir/ern)