Polri Pedomani Protokol Kesehatan Saat Pengamanan Pilkada Serentak

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 16:54 WIB
Polri pedomani protokol kesehatan saat pengamanan Pilkada Serentak.
Foto: IstimewaPolri pedomani protokol kesehatan saat pengamanan Pilkada Serentak (Foto: Istimewa).
Bandung -

Polri siap mengamankan jalannya Pilkada serentak tahun 2020. Pola pengamanan akan mengikuti protokol kesehatan COVID-19.

"Secara nasional, pelaksanaan Pilkada mempedomani protokol kesehatan," ucap Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto di Jalan Cicukang, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini sendiri akan diikuti oleh 270 daerah di Indonesia. Pola pengamanan mempedomani protokol kesehatan lantaran kondisi saat ini tengah pandemi COVID-19.

Agus menambahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu terkait pengamanan Pilkada serentak.

"Tentunya dari KPU, Bawaslu sudah menerapkan protokol kesehatan. Kita hanya mengamankan juga mempedomani protokol itu," tuturnya.

Presiden Jokowi juga meminta agar pelaksanaan Pilkada bisa menggunakan protokol kesehatan COVID-19. Sehingga, tak ada klaster baru dari pelaksanaan Pilkada serentak.

"Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di pilkada sehingga tidak nantinya menimbulkan klaster baru atau gelombang baru dari COVID yang kontraproduktif," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan Pilkada 2020 yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (5/8/2020).

Jokowi berharap Pilkada 2020 tetap menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil). Urusan kesehatan petugas, peserta, dan pemilih Pilkada 2020 juga harus diprioritaskan.

"Karena pilkada ini diselenggarakan di tengah situasi pandemi yang kita harapkan tetap berjalan secara demokratis, luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), tapi yang paling penting tetap aman COVID," ujar Jokowi.

(mso/mso)