Gubernur Banten Belum Mau Buka Sekolah Sebelum Aman COVID-19

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 21:37 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Bahtiar Rifa'i)
Serang -

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan belum ingin membuka sekolah setingkat SMA/SMK untuk tatap muka selama pandemi. Namun, ia akan mempertimbangkan setelah melakukan survei khususnya di daerah selatan seperti Pandeglang untuk Lebak yang relatif kurang sinyal internet.

"Belum, saya ingin pastikan udah aman, kalau selama 2 minggu tidak terjadi lagi temuan positif, baru kita nyatakan," ujar Wahidin kepada wartawan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Selasa (28/7/2020)/

Wahidin mengaku tahu bahwa sistem belajar online dikeluhkan di Pandeglang dan Lebak yang kesulitan sinyal internet atau karena masalah handphone dan kuota. Makanya, ia akan melakukan survei dalam waktu dekat ke daerah selatan untuk memastikan apakah kira-kira ada wilayah atau sekolah yang bisa melakukan tatap muka.

"Kita akan survei agar kelihatan langsung kalaupun tatap muka," tambahnya.

Sistem pendidikan online yang sekarang diterapkan akan dievaluasi. Tapi, belum diputuskan dalam waktu dekat apakah akan diberlakukan tatap muka.

"Kita nggak buru-buru, tapi akan kita evaluasi," ujarnya.

Meski sudah ada perlambatan penyebaran, gubernur meminta tidak ada euforia dari masyarakat atau keputusan melonggarkan protokol kesehatan. Atas alasan itulah ia kemudian memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya.

"Kalau dicabut saya takut tidak terkendali, ada euforia, ini belum tuntas itu saja. Kalau dicabut tanpa ada pengendalian, ada penularan lagi," ujarnya.

(bri/mud)