Pertumbuhan Wisata Geopark Kurangi Jumlah TKW Asal Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 21:48 WIB
Ridwan Kamil dan bupati sukabumi
Foto: istimewa
Sukabumi -

Jumlah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Sukabumi yang bekerja di luar negeri menurun menyusul tumbuhnya industri wisata di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Menurut Bupati Sukabumi Marwan Hamami, sebelum ada kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu jumlah TKW asal wilayahnya mencapai 80 persen. Saat ini, kata dia, hanya tersisa sekitar 15 persen.

"Yang jelas dulu sebelum ada Geopark, perempuan di wilayah ini banyak jadi TKW sekarang berkurang," kata Marwan kepada detikcom, Sabtu (25/7/2020).

Marwan menegaskan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang sangat beragam sehingga mendapat pengakuan dari UNESCO.

Pihaknya terus berusaha merealisasikan agenda strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang ada. Marwan berharap, masyarakat bisa diberdayakan juga melalui program-program Pemprov Jabar.

"Salah satunya itu tadi masyarakat di wilayah Ciwaru, Ciemas dan Ciracap yang dulu banyak yang berjuang sampai keluar negeri hari ini bisa mengelola homestay dan katering. Walaupun dalam kondisi pandemi COVID-19 mereka bertahan, namun tentunya hal ini perlu mendapatkan perhatian," kata Marwan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi laporan Marwan soal berkurangnya jumlah TKW karena pertumbuhan kawasan industri pariwisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

"Tadi Pak bupati melaporkan sesuatu yang luar biasa. Sebelum ada Geopark ini banyak TKW hampir 80 persen sekarang hanya tinggal 15 persen. Ada homestay, bisa buka restoran dan lain sebagainya," kata Ridwan Kamil saat Touring Bhakti Sosial peringatan 60 tahun Hari Bhakti Adhyaksa di wilayah Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/6/2020).

Gubernur yang akrab disapa Emil itu mengatakan, turing yang dilakukannya bisa memonitor perkembangan industri pariwisata di kawasan yang telah diakui UNESCO tersebut.

"Perjalanan turing ini sambil menceritakan dampak luar biasa dulu ibu-ibunya berstatus TKW mereka susah dicari, sekarang banyak dan bahagia. Karena bagaimana pun paling bagus mencari rezeki di tanah sendiri," jelas Emil.

Sambil memonitor Geopark Ciletuh menggunakan motor, Emil mengaku bisa melihat langsung perkembangan dan rencana untuk kawasan tersebut.

"Makanya kita datanginya dengan naik motor supaya bisa melihat langsung perkembangan. Ini menandakan keindahan jabar kalau dikelola dengan baik akan mensejahterakan warganya dan itu menjadi sebuah bukti," kata Emil.

(sya/ern)