Ridwan Kamil Buka Suara soal Polemik 'Tugu' Makam Sesepuh Sunda Wiwitan

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 18:53 WIB
Satpol pp segel makam tokoh sunda wiwitan di kuningan
Bangunan mirip tugu ini rencananya untuk makam sesepuh Sunda Wiwitan. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal polemik pembangunan bakal makam tokoh adat Sunda Wiwitan Pangeran Djatikusumah dan istrinya, Ratu Emalia Wigarningsih, di Blok Curug Goong, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Masyarakat Akur Sunda Wiwitan menyebut pemberhentian proses bakal makam sesepuh Sunda Wiwitan karena tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Selain itu, sejumlah ormas pun memunculkan isu yang menyebutkan bakal makam sesepuh Sunda Wiwitan itu akan dijadikan tempat pemujaan.

Pemkab Kuningan menyebut tak diizinkannya pembangunan bakal makam itu lantaran tak ada prosedur perizinan yang ditempuh. Ditambah adanya reaksi penolakan dari masyarakat, MUI dan ormas keagamaan lainnya.

Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, pihaknya sudah mengarahkan Bupati Kuningan agar memediasi kesalahpahaman antara berbagai pihak. "Selama tidak ada aturan hukum yang dilanggar, tidak boleh ada tafsir dan persekusi sepihak. Karena ini adalah Pancasila," ujar Emil dalam cuitannya di Twitter, Jumat (24/7/2020).

Sejumlah netizen pun membalas cuitan tersebut. Seperti yang diunggah akun @k_pebriatno, ia menyebut Sunda Wiwitan sudah ada di Kuningan sebelum NKRI berdiri sekalipun.

"krn #SundaWiwitan -lah tuan rumah disana. Mereka ada bahkan sebelum negara ini ada. Sebelum agama2 baru datang dari luar.Jadi, kalo tdk setuju, pendatang yg pergi, bukan tuan rumah yg diusik.Smoga segera slesai, agar tdk menimbulkan luka batin," tulis k-pebriatno.

Tonton video 'Detik-detik Satpam PT Banten Ditabrak Pemotor Berkecepatan Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2